Golkar Gandeng Bank NTT, 120 Pelaku UMKM Manggarai Timur Ikuti Sosialisasi KUR

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Poster sosialisasi Kredit Usaha Rakyat Bank NTT bersama DPD II Partai Golkar Manggarai Timur di Borong, Kamis, 13 Agustus 2026, diikuti pelaku UMKM.
Poster sosialisasi Kredit Usaha Rakyat Bank NTT bersama DPD II Partai Golkar Manggarai Timur di Borong, Kamis, 13 Agustus 2026, diikuti pelaku UMKM.

 

REPORTASENTT.COM, BORONG – Upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Manggarai Timur mendapat dukungan dari kolaborasi antara DPD II Partai Golkar Manggarai Timur dan Bank NTT melalui sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Borong, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Manggarai Timur. Peserta terlihat memenuhi ruang pertemuan sejak pagi untuk memperoleh informasi mengenai skema pembiayaan usaha yang disediakan melalui program KUR.

Sosialisasi diawali dengan pembukaan secara daring yang melibatkan Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur. Setelah itu, tim Bank NTT menyampaikan materi mengenai jenis pembiayaan, persyaratan, tingkat bunga, mekanisme pengajuan, hingga pemanfaatan dana KUR agar sesuai kebutuhan usaha.

 

 

Baca Juga: Sekda Manggarai Timur Tanggung Biaya Pendidikan Bocah Yatim Piatu Berprestasi dari Rumah Nyaris Roboh



Ketua DPD II Partai Golkar Manggarai Timur, Rikardus A. Persly, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai akses pembiayaan formal.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Manggarai Timur sehingga dapat mendorong pertumbuhan usaha mereka,” kata Rikardus.

Menurut dia, keterbatasan modal masih menjadi hambatan utama bagi banyak pelaku usaha. Sosialisasi KUR diharapkan memberi gambaran mengenai sumber pembiayaan yang legal, bunga yang relatif ringan, serta prosedur pengajuan yang jelas.

 

 

Baca Juga: Misteri Hilangnya Ibu Rumah Tangga di Sikka, Yanti Hasan Tak Kunjung Pulang Sejak Keluar Rumah Malam Hari



Rikardus berharap peserta tidak berhenti pada pemahaman mengenai KUR, tetapi mampu memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut secara produktif untuk mengembangkan usaha.

“Peserta diharapkan memahami regulasi dan skema pinjaman KUR. Jika pembiayaan dapat diakses dan dimanfaatkan dengan baik, dampaknya akan membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Ia menilai akses permodalan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran pelaku usaha di Manggarai Timur.

 

 

Baca Juga: Prabowo Tambah DAU untuk NTT, Gubernur Melki: Ini Kado Istimewa Jelang HUT ke-81 RI



“Melalui kegiatan ini, kami ingin UMKM Manggarai Timur tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas. KUR dapat menjadi jembatan untuk mencapai tujuan tersebut,” katanya.

Sebanyak 120 pelaku UMKM mengikuti sosialisasi tersebut, terdiri atas 14 peserta yang mendaftar secara daring dan 106 peserta yang hadir melalui pendaftaran langsung.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X