REPORTASENTT.COM, KUPANG- Dalam rapat Koordinasi Samsat se- Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diadakan di Hotel Kristal Kupang, pada, Rabu (15/5/2024), Kepala Ombudsman NTT Darius Beda Daton menyampaikan potret layanan Samsat tahun 2023 yang dilihat dari komplain yang diterima selama Ombudsman melakukan kunjungan ke beberapa Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).
Beberapa substansi komplain dan hasil monitoring serta poin-poin perbaikan layanan kata Darius Beda Daton, telah Ia sampaikan dalam forum tersebut.
"Saya telah menyampaikan kepada para Kasat Lantas, para kepala UPTD dinas pendapatan dan tim jasa Raharja dengan harapan layanan Samsat menjadi terus lebih baik lagi," kata Darius.
Baca Juga: Gubernur Jawa Timur Diantara Hutan Bonsai Fatumnasi NTT, Akui Pemandangan Bak Film Mirkwood Forest
Perbaikan layanan yang Ia sampaikan tersebut tambah Darius, mulai dari layanan BPKB, STNK, dan pajak kendaraan bermotor.
"Tidak boleh ada pungutan tambahan diluar PP dan Perda serta mudahkan layanan agar menjadi lebih mudah, murah dan cepat," katanya.
Para pembayar pajak menurut Putra Adonara ini, adalah raja yg harus dilayani dengan setulus hati.
Baca Juga: Jelang WWF 2024, Polda NTB Perketat Akses Menuju Pulau Bali
"Karena dari mereka, kita bisa membangun daerah dan negara ini. Terima kasih kepada Plt. Kepala Badan Pendapatan Provinsi NTT, Dominikus Dore Payon dan jajaran, Dirlantas Polda NTT dan jajaran, Kacab Jasa Raharja dan jajaran atas diskusi hari ini. Semoga bermanfaat," ucapnya.
Untuk diketahui, rapat koordinasi ini dibuka Sekda Provinsi NTT dan dihadiri Dirlantas Polda NTT, Kacab Jasa Raharja, Plt. Kepala Badan Pendapatan Provinsi NTT , Kasat Lantas se-NTT, Kepala UPTD Badan Pendapatan se-NTT dan Jasa Raharja se-NTT.
Artikel Terkait
Kabar Gembira, Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2023 Dibuka 15 Mei 2024, Total 3.445 Formasi
Kunjungi Presiden MBZ di UEA, Menhan Prabowo Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Isu Internasional
Polres Ende Wujudkan Zona Intergritas Menuju WBK dan WBBM, Tim Biro Rena Polda NTT Asistensi dan Evaluasi Elektronik Pembangunan
Jelang WWF 2024, Polda NTB Perketat Akses Menuju Pulau Bali
Gubernur Jawa Timur Diantara Hutan Bonsai Fatumnasi NTT, Akui Pemandangan Bak Film Mirkwood Forest