Warna Air Danau Kelimutu Berubah, Badan Geologi: Aktivitas Gunung Kelimutu Saat Ini Masih Berada pada Level I atau Normal

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Kamis, 23 Mei 2024 | 20:19 WIB
Perubahan warna air Danau Kelimutu. (Foto CCTV Kawah danau Kelimutu)
Perubahan warna air Danau Kelimutu. (Foto CCTV Kawah danau Kelimutu)
 
 
REPORTASENTT.COM, ENDEDanau Kelimutu merupakan danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu (1690 mdpl) dengan jumlah 3 danau yang terkenal akan warnanya yang dapat berubah-ubah dari hijau menjadi biru, hitam atau merah.
 
Ketiga danau tersebut memiliki sejarah mitos yang berbeda-beda, yaitu yang paling barat dari tiga danau tersebut adalah, Tiwu Ata Mbupu atau danau tempatnya jiwa Orang Tua yang sudah meninggal yang biasanya berwarna biru.
 
Dua danau lainnya Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, atau yang berarti danau tempatnya para jiwa Muda Mudi dan Tiwu Ata Polo atau tempatnya jiwa orang-orang meninggal yang semasa hidupnya sering melakukan kejahatan.
 
 
Danau tersebut dipisahkan oleh dinding kawah yang menjulang dengan ketinggian minimum 35 meter (115 kaki) di atas permukaannya.
 
Air di danau tersebut biasanya berwarna hijau atau masing-masing merah.
 
Pada tanggal 22 Mei 2024, salah satu dari 3 danau di Kelimutu yang sebelumnya berwarna hijau gelap yang bernama "Tiwu Ata Polo", berdasarkan pengamatan Balai Taman Nasional Kelimutu mengalamai perubahan warna menjadi hitam.
 
 
Dilansir melalui Taman Nasional Kelimutu, Tiwu Ata Polo mengalami perubahan warna airnya.

Hasil pemantauan yang dilakukan oleh Pegawai Balai TN Kelimutu dan Tim Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu pada hari ini (Rabu, 22 Mei 2024), air Danau Ata Polo terlihat berwarna coklat kehitaman.

Data dari kamera CCTV menunjukkan perubahan warna air Tiwu Ata Polo sejak tanggal 14 s.d. 22 Mei 2024 yang terekam sebagai berikut:
 

- 14 Mei 2024 : air berwarna hijau kebiruan
- 15 Mei 2024 : air berwarna hijau kebiruan
- 16 Mei 2024 : perubahan air menjadi warna hijau
- 17 Mei 2024 : perubahan warna air dari hijau menjadi menjadi hijau tua, tampak jelas teramati dua titik bulan air di atas permukaan danau kawah di bagian sebelah timur laut, bau gas belerang tercium lemah.
- 18 Mei 2024 : air berwarna hijau tua
- 19 Mei 2024 : air berwarna hijau tua
- 20 Mei 2024 : air berwarna hijau tua
- 21 Mei 2024 : perubahan air menjadi warna hijau kecoklatan
- 22 Mei 2024 : perubahan air menjadi warna coklat kehitaman.
 
Proses perubahan warna air Danau Kelimutu

Sementara itu, tidak terjadi perubahan warna pada Tiwu Ata Bupu dan Tiwu Nuwa Muri Ko'o Fai.
 
Tiwu Ata Bupu airnya berwarna hijau tua, sedangkan Tiwu Nuwa Muri Ko'o Fai airnya berwarna biru muda dengan endapan belerang berwarna kuning muda yang bertebaran di atas permukaan air.

Secara keseluruhan, aktivitas Gunung Kelimutu masih dalam level Normal.
 
 
Pengunjung diharapkan untuk tetap mematuhi peraturan, tidak mendekati kawah danau dan membatasi aktivitas di sekitar area kawah dengan tidak melewati pagar pembatas.
 
Sementara itu,  Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di ANTARA mengatakan, perubahan warna air danau ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain curah hujan yang tinggi maupun kemungkinan perubahan komposisi air danau akibat dari pelarutan batuan sehingga membuat warna air kawah berubah warna menjadi kebiruan, kehijauan, atau cokelat kehitaman.
 
Proses perubahan warna danau kelumutu dari hijau ke hitam


Namun, faktor-faktor yang memicu proses perubahan warna tersebut belum diketahui secara pasti, apakah karena pengenceran, perubahan suhu atau pengaruh konveksi naiknya gas dari bawah permukaan.
 

Badan Geologi tetap merekomendasikan kepada masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu dan pengunjung atau wisatawan agar membatasi aktivitas di sekitar area kawah dengan tidak melewati pagar pembatas, tidak mendekati kawah danau, tidak mendekati tembusan gas, dan tidak bermalam di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X