REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pakar Hukum Tata Negara Undana Kupang, John Tuba Helan, memberikan pandangannya terkait pengadaan mobil baru untuk pejabat setiap kali terjadi pergantian baik bupati, wakil maupun pimpinan anggota DPRD di Kabupaten Flores Timur.
Menurutnya, hal tersebut seharusnya tidak perlu dilakukan mengingat usia operasional sebuah mobil bisa mencapai puluhan tahun.
"Sebuah mobil bisa digunakan sampai 20 tahun, jadi tidak seharusnya setiap kali ada pergantian pimpinan DPRD Flotim, selalu diikuti dengan pengadaan mobil baru. Mobil yang ada saat ini masih layak pakai, gunakan saja hingga tidak bisa beroperasi lagi, baru kemudian diganti," ujar Jhon kepada Reportase NTT, Jumat (6/9/2024)
Ia menambahkan, hal serupa seharusnya juga diterapkan pada pejabat eksekutif, seperti bupati dan wakil bupati.
"Untuk bupati dan wakil bupati, sebaiknya tetap menggunakan mobil lama. Pengadaan mobil baru kurang pantas, terutama jika dilihat dari sisi penghematan anggaran," jelasnya.
Jhon juga menekankan bahwa pengalihan anggaran untuk pengadaan mobil baru sebaiknya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat.
Artikel Terkait
Radio Maria Papua Nugini sambut Paus sebagai 'Rasul perdamaian'
Paus Fransiskus Sampaikan Terima Kasih yang Mengharukan kepada Umat Katolik Indonesia: Semoga Tuhan Memberkati dan Membawa Kedamaian
Tim Patroli Polisi Amankan 2 Pemuda di Pemud Praya Timur Kedapatan Bawa Sabu
Polisi Tingkatkan Kasus Tambang Emas Ilegal oleh 15 WNA ke Penyidikan, Kini Buru Para Pelaku yang Kabur dari Lombok!
Di Tengah Warga Berjuang Melawan Debu Erupsi Gunung Lewotobi, Pemerintah Flotim Anggarkan 3,12 Miliar untuk Mobil Dinas Pejabat