Kepala BNPB RI dan Wakil Mentri Sosial Tinjau Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Selasa, 5 November 2024 | 12:16 WIB
Inilah salah satu gedung sekolah Seminari Sando Minggo Hokeng. (Foto/ ist)
Inilah salah satu gedung sekolah Seminari Sando Minggo Hokeng. (Foto/ ist)

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, membenarkan jika Kepala Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Suharyanto S.Sos., M.M dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, akan tiba di Kabupaten Flores Timur untuk untuk meninjau korban erupsi gunung api Lewotobi laki-laki.

Hal ini disampaikan Pratikno, dalam konferensi persyang digelar Selasa, (5/11/2024).

"Pak kepala BNPB dan Pak wakil menteri hampir sampai di lokasi bencana. Memang akses kesana sekarang ini semakin sulit karena ada empat bandara yang ditutup belum bisa beroperasi," katanya.


Baca Juga: Menko PMK Sampaikan Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur

Oleh karena itu kata dia, akses ke sana harus ditempuh melalui jalur laut dan dirinya akan terus dan tetap aktifkan jalur- jalur logistik lain agar pendropingan logistik ke wilayah terdampak erupsi gunung Lewotobi laki-laki tidak terhambat.

Ia juga menambahkan, Bupati Flores Timur telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam terhadap erupsi gunung api Lewotobi laki-laki, sehingga pemerintah pusat memberi respon lebih cepat, terutama BNPB dan kementerian lain agar bisa menyiapkan anggaran emergency.

"Oleh karena itu seluruh jajaran kita gerakan untuk membantu masyarakat, walaupun ini masih status tanggap darurat bencana. Yang terpenting adalah mengevakuasi dan menyelamatkan masyarakat yang masih tinggal di daerah rawan, terlebih pada radius 7 kilo merer, harus clear," katanya.

Baca Juga: Hari Kedua, Tim Sar Gabungan Fokus Pencarian Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki di Area Terdampak

Ia juga mengakui, pihaknya memperoleh informasi bahwa terjadi erupsi pada senin 4 November dini hari.

Setelah mendapatkan informasi tersebut,  Ia pun langsung berkomunikasi dengan jajaran TNI dan Polri beserta jajaran pemerintah daerah melakukan reaksi cepat untuk penanganan bencana.

"Kita semua terus bekerja keras untuk membantu korban dan melakukan tindakan-tindakan pemulihan. Saat ini Pak Kepala BNPB juga Pak wakil menteri sosial itu hampir sampai di lokasi korban," katanya.


Baca Juga: Akhirnya Pemda Flotim Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Berapi Lewotobi Selama 58 Hari

.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X