Kabar Pilu dari Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi: Heri Sawun dan Keluarga Bertahan dengan Singkong di Pondok Pengungsian Mandiri

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Kamis, 7 November 2024 | 08:38 WIB
Inilah kondisi para pengungsi mandiri, bertahan dengan singkong di kebun.
Inilah kondisi para pengungsi mandiri, bertahan dengan singkong di kebun.

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Heribertus Sawun, salah satu korban erupsi Gunung Lewotobilaki-laki, menyampaikan kisah pilunya dari pondok pengungsian mandiri.

Bersama keluarganya, ia bertahan hidup dengan makanan seadanya, terutama singkong.

Dalam kesederhanaannya, Heribertus mengirimkan salam sejahtera kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan masyarakat luas.

 Baca Juga: Istri Kapolri Berikan Bantuan Sosial kepada Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki

"Kami sekeluarga mengucapkan salam sejahtera buat Pemerintah Kabupaten Flores Timur," ungkapnya dengan penuh haru.

Meski dalam kondisi serba terbatas, ia tetap berharap dan berdoa agar bantuan segera hadir bagi para pengungsi yang tersebar di berbagai wilayah

"Kami mengungsi mandiri di pondok, persis tepi jalan arah palue, ke arah Desa Nileknoheng. Kami sangat membutuhkan sembako. Kami ada 5 Kepala Keluarga 14 jiwa, dengan 2 bayi dengan 2 lansia," ungkapnya kepada Reportase NTT.

Baca Juga: Badan Geologi Catat Gunung Lewotobi Laki- laki Keluarkan Gas SO2 Lebih dari 10.000 Ton per Hari

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur meletus dengan dahsyat, menyebabkan kerusakan besar di desa-desa sekitar.

Rumah-rumah hancur akibat terjangan material dari gunung, debu vulkanik dan bebatuan menghancurkan permukiman serta menelan korban jiwa.

Banyak warga terjebak di malam hari saat letusan besar terjadi, dan beberapa tak sempat menyelamatkan diri dari debu dan bebatuan yang menghantam mereka.

 Baca Juga: Kepala BNPB RI Imbau Warga Mau Direlokasi Demi Hindari Bahaya Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki

Pengungsian mandiri yang dilakukan Heri Sawun dan keluarganya menunjukkan daya tahan warga di tengah keterbatasan.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X