TNI Kirim Pasukan Tambahan Perkuat Penanganan Darurat Erupsi Lewotobi Laki- laki

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Senin, 11 November 2024 | 08:16 WIB
Prajurit tambahan saat tiba di lokasi.
Prajurit tambahan saat tiba di lokasi.
 
REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Tentara Nasional Indonesia (TNI), melalui Komando Daerah Militer IX/Udayana  mengerahkan pasukan tambahan untuk memperkuat penanganan darurat erupsi gunung api Lewotobi laki- laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
 
Sebanyak 220 prajurit Kodam IX/Udayana diturunkan untuk membantu penanganan dan evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

Pasukan tambahan ini akan fokus pada berbagai tugas, termasuk evakuasi warga yang terjebak, distribusi bantuan logistik, serta memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi pengungsian hingga kesehatan.
 
 
Kehadiran mereka diharapkan dapat mempercepat proses penanggulangan dampak erupsi.

Selain itu, TNI juga bekerja sama dengan pihak terkait seperti BPBD, Polri, dan relawan untuk mengoptimalkan bantuan dan memastikan keselamatan warga.
 
Terdapat 20 titik pengungsian serta lima dapur lapangan disiapkan di area yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
 
Baca Juga: Posko Ile Gerong tak Didatangi Pengungsi, Kades: Nasi yang Kami Masak Dibagikan ke Pengungsi Mandiri

Asisten Operasi (Asops) Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf Tunjung Setyabudi, S.Sos., menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat mendirikan titik- titik pengungsian dan dapur lapangan agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.

Dengan koordinasi yang solid, ia memastikan seluruh elemen dari TNI, Polri, jajaran Pemda, hingga relawan berperan aktif dalam operasi ini.

“Total sekitar 220 prajurit Kodam IX/Udayana yang diterjunkan di lapangan. Mereka bertugas untuk mengevakuasi korban, mendirikan tenda pengungsi dan dapur lapangan, penanganan korban dan memberikan trauma healing. Hingga saat ini situasi sudah relatif terkendali. Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu cemas, tetapi selalu waspada,” tegas Asops.
 
Baca Juga: Bhayangkari Cabang Ende Salurkan Bantuan Sosial dan Bantuan Pendidikan kepada Korban Abrasi Laut, Disaksikan oleh Ny. Juliati Sigit Prabowo

Kolaborasi lintas instansi, seperti BPBD, Tagana, Basarnas, PMI, serta Dinas Sosial dan Kesehatan, bersama Polres Flotim dan Lanal Maumere, kata Kolonel Inf Tunjung, mendukung kelancaran evakuasi dan distribusi bantuan di Flores Timur.
 
BNPB Pusat juga menyuplai kebutuhan pokok bagi para pengungsi.
 
Solidaritas masyarakat sekitarpun terasa kuat dengan banyaknya warga yang turut menyumbang, memperlihatkan semangat gotong-royong yang menguatkan di situasi sulit ini.
 
Baca Juga: 2 Orang Tersangka DPO Pencurian Motor Akhirnya Dibekuk Polisi

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana, S.E., M.M., menekankan pentingnya koordinasi dalam operasi ini.
 
Dengan sinergi yang solid, diharapkannya kondisi di wilayah yang terdampak ini segera pulih, sehingga warga dapat kembali beraktifitas normal dengan aman dan damai.

“Kami hadir di sini untuk menjalankan misi kemanusiaan dengan sebaik-baiknya. Kodam IX/Udayana bersama seluruh instansi terkait berkomitmen untuk memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat terdampak, memastikan evakuasi dan bantuan tersampaikan tepat sasaran serta lancar lancar,” tandas Kolonel Agung.
 
 
Pj. Bupati Flotim Sulastri H.I. Rasyid, telah menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.
 
Pihaknya akan terus bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan langkah-langkah evakuasi dan perlindungan bagi seluruh warga yang terdampak, diperkirakan sekitar 8.000 warga harus segera di evakuasi.
 
Status tanggap darurat telah ditetapkan oleh Pj. Bupati untuk 58 hari, mulai 4 November hingga 31 Desember 2024.
 
 
Pj. Bupati sangat mengapresiasi TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, seraya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang hadir di tengah masyarakat untuk membantu.
 
"Sinergi ini begitu berarti bagi kami dan seluruh warga terdampak,” ujar Bupati Sulastri.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X