Tragedi Hilangnya Guru Honorer: Ditemukan Tewas di Perairan Ketapang Setelah Dua Hari Mencari

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Minggu, 29 Desember 2024 | 08:02 WIB
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban. (Foto PUSPEN TNI)
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban. (Foto PUSPEN TNI)

 

REPORTASENTT.COM, KEPULAUAN MERANTI- Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos TNI AL Selat Panjang, personel Babinsa Desa Pelantai, Satpolair Kepulauan Meranti, Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti, dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban tenggelam di perairan Desa Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, pada Jumat (27/12/2024).

Korban yang berusia 37 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mengapung sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan seorang guru honorer di SMPN 1 Merbau.

 Baca Juga: Pesan Damai Natal: Menteri Agama Nasaruddin Umar Serukan Persatuan dan Keteguhan Iman

Menurut laporan, korban dilaporkan hilang sejak Rabu (25/12) sore, setelah berangkat dari rumah untuk menjaring ikan di laut menggunakan kapal pompong.

Laporan kehilangan pertama kali diterima oleh Kepala Desa Pelantai dari istri korban.

Komandan Pos TNI AL Selat Panjang, Kapten Laut (E) Saidul Aripin, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dan dukungan penuh dari masyarakat setempat.

 Baca Juga: Prabowo Soal Koruptor: Bukan Saya Maafkan, yang Kau Curi Kembalikan!

“Kerja sama yang solid antara berbagai pihak sangat membantu dalam menemukan korban meskipun dalam kondisi yang menyedihkan,” ujar Kapten Saidul.

Komandan Pangkalan TNI AL Dumai, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.

Ia juga menegaskan bahwa TNI AL, khususnya Lanal Dumai dan Posal Selat Panjang, akan terus meningkatkan upaya respons cepat terhadap kejadian darurat, terutama di laut.

 Baca Juga: PSI Kritik Tajam Usulan PDIP: Polri di Bawah TNI, Ide Kosong Tanpa Bukti?

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna sarana laut agar selalu memprioritaskan keselamatan dengan melengkapi diri menggunakan alat keselamatan seperti lifejacket. Langkah preventif ini sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perairan," pungkas Kolonel Boy.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X