REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Agus Herlambang, menilai usulan petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) agar Polri kembali di bawah kendali TNI atau Kementerian Dalam Negeri sebagai ide kosong yang tidak didukung data dan fakta valid.
Agus menyebut bahwa usulan tersebut muncul karena kekecewaan PDIP atas hasil pilkada.
"Hanya karena babak belur di Pilkada, mereka mengajukan usulan itu. Tanpa data, tanpa fakta," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dirilis melalui situs resmi PSI, Sabtu (28/12).
Baca Juga: PSI Soroti Penolakan PPN 12 Persen oleh PDIP: 'Pahlawan Kesiangan'
Menurut Agus, gagasan tersebut tidak berdasar dan lebih bersifat reaktif.
"Itu sudah seharusnya segera kita lupakan. Ide itu datang dari orang panik, bahkan menjurus fitnah," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, dalam konferensi pers pada Kamis lalu, menyampaikan bahwa partainya ingin mendorong Polri kembali di bawah kendali Panglima TNI atau Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga: Delapan Anggota OPM Berserta Keluarga Kembali ke Pangkuan NKRI
Usulan itu dilatarbelakangi kekhawatiran PDIP atas dugaan ketidaknetralan Polri dalam Pilkada 2024.
Menanggapi hal ini, Agus mengajak semua pihak untuk melihat data.
Ia mengutip hasil survei Litbang Kompas Juni 2024 yang menunjukkan 73,1 persen warga memberikan penilaian positif terhadap kinerja Polri.
Baca Juga: Skandal Timah: Vonis Terdakwa HM Lebih Ringan, Publik Bertanya- tanya!
Angka tersebut, menurut Agus, mengalami peningkatan 1,5 persen dibandingkan survei Desember 2023 yang mencatat 71,6 persen.
Artikel Terkait
Bawaslu Desak Sentra Gakkumdu Rumuskan Kembali Hukum Acara Pemilu dan Pilkada
Skandal Timah: Vonis Terdakwa HM Lebih Ringan, Publik Bertanya- tanya!
Delapan Anggota OPM Berserta Keluarga Kembali ke Pangkuan NKRI
Empat Basilika Kepausan di Roma: Ikon Ziarah dan Sejarah Kekristenan yang Wajib Anda Ketahui!
PSI Soroti Penolakan PPN 12 Persen oleh PDIP: 'Pahlawan Kesiangan'