REPORTASENTT.COM, ADONARA- Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, beberapa hari ini memilih menepi.
Ia menjauh dari riuh rendah dunia pelayanan publik yang sering kali menguras energi.
Tidak ada rapat yang menyita waktu, tidak ada inspeksi mendadak ke loket-loket pelayanan yang biasanya menjadi rutinitas.
Baca Juga: Rekor Fantastis Terkoyak! PERSIB Bandung Tumbang di Kandang Sendiri oleh Dewa United
Kali ini, Darius memilih sebuah dusun kecil yang sunyi, tempat di mana harmoni alam menyatu dengan ingatan masa kecil yang hangat.
Dusun itu terletak di antara kebun-kebun yang hijau, dengan pemandangan megah Gunung Boleng di Adonara dan Gunung Lewotolok di Lembata.
Tempat ini menyimpan jejak-jejak nostalgia, membawa Darius kembali ke puluhan tahun silam. Kala itu, ia dan teman-temannya kerap berburu buah kesambi, kuka, atau menangkap belalang di tengah kebun.
Baca Juga: Kontrak Baru Erling Haaland: Strategi Manchester City di Tengah Ancaman Sanksi
Masa kecil yang sederhana, namun penuh warna, terasa seperti lembaran cerita yang indah setiap kali dikenang.
Setiap pagi di dusun ini, Darius menyusuri jalan pantai untuk jogging. Angin laut yang lembut menyapa, dan ombak yang berbisik menambah kedamaian suasana.
Di sepanjang jalan, ia berjumpa dengan saudara dan keluarga yang sudah lama tak bersua.
Baca Juga: Sponsor Kostum Everton, Stake, Diselidiki Terkait Unggahan Kontroversial di Media Sosial
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Agus Salim Ancam Penjarakan 10.000 Warga NTT yang Terima Dana Donasi
Telur Langka "Satu dari Satu Miliar" Ditemukan di Devon, Siap Dilelang untuk Amal, Elon Musk pun Diklaim tidak Memilikinya!
Sponsor Kostum Everton, Stake, Diselidiki Terkait Unggahan Kontroversial di Media Sosial
Kontrak Baru Erling Haaland: Strategi Manchester City di Tengah Ancaman Sanksi
Rekor Fantastis Terkoyak! PERSIB Bandung Tumbang di Kandang Sendiri oleh Dewa United