news

Profil Akademik dan Kekayaan Brian Yuliarto, Mendiktisaintek Pilihan Prabowo

Rabu, 19 Februari 2025 | 23:39 WIB
Brian Yuliarto saat dilantik di Istana Negara pada Rabu, 19 Februari 2025. (Foto Setkab RI)


 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dengan menggantikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Sains (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro.
 
Jabatan tersebut kini diisi oleh Brian Yuliarto yang resmi dilantik di Istana Negara pada Rabu, 19 Februari 2025.

Dengan pelantikan ini, Brian Yuliarto akan menjabat sebagai Mendiktisaintek untuk periode 2025-2029.
 
Baca Juga: Kisruh Royalti Lagu 'Bilang Saja': Agnez Mo Didenda Rp1,5 Miliar, Ahmad Dhani Ikut Terseret

Profil Brian Yuliarto

Brian Yuliarto lahir di Jakarta pada 27 Juli 1975. Ia dikenal sebagai akademisi yang berkontribusi besar dalam pengembangan nanomaterial.
 
Saat ini, Brian adalah Guru Besar Fakultas Teknologi Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB untuk periode 2025-2029.

Brian menyelesaikan pendidikan S1 di Jurusan Teknik Fisika ITB pada tahun 1999.
 
 Baca Juga: Kasus Tambang Ilegal di Kupang, Pengacara Tuding Polisi Kriminalisasi, Ini Respons Tegas Aparat!
 
Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Universitas Tokyo, Jepang, dengan spesialisasi Teknik Kuantum pada tahun 2002 dan 2005.

Dalam bidang akademik, namanya tercatat memiliki 326 publikasi jurnal ilmiah terindeks Scopus dan 410 publikasi jurnal ilmiah terindeks Google Scholar.


Karier di Bidang Akademik

Brian kembali ke ITB pada 2006 sebagai dosen dan peneliti.
 
Selain menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB periode 2025-2029, ia juga pernah menjadi Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB untuk periode 2020-2025.

Di tingkat internasional, Brian menjadi Visiting Professor di University of Tsukuba sejak 2021.
 
 Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Fakta Mengejutkan! Peran Istri Razman dalam Kasus Pelanggaran Kode Etik
 
Ia juga pernah menjabat sebagai Peneliti Post Doctoral di Advanced Industrial Science and Technology (AIST) Jepang pada 2005-2006.


Penghargaan

Habibie Prize 2024 untuk Bidang Rekayasa, Top 1 Researcher Nanoscience and Nanotechnology Indonesia, AD Scientific Index, Stanford University, 2023, The World's Top 2 persen, Scientist AD Scientific Index, Stanford University (2022, 2023, dan 2024), Peringkat 18 Indonesia Top 10.000 Scientist (2023, 2024), AD Scientific Index, Stanford University

Harta Kekayaan

Berdasarkan laporan harta kekayaan yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 29 Maret 2024, Brian Yuliarto memiliki total kekayaan sebesar Rp18,6 miliar.

Sebagian besar kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan yang bernilai Rp18.075.000.000.
 
Rinciannya sebagai berikut:

Tanah dan bangunan 126 m2/150 m2 di Kota Bandung (hibah tanpa akta) senilai Rp1.850.000.000
 
Tanah dan bangunan 338 m2/338 m2 di Bandung (hibah tanpa akta) senilai Rp2.250.000.000
 
 Baca Juga: Media Arab Saudi Soroti Rencana Kunjungan Cristiano Ronaldo ke Indonesia, Jelang Laga Al Nassr vs Al Ettifaq Jumat Malam
 
Tanah dan bangunan 153 m2/110 m2 di Bandung (hasil sendiri) senilai Rp1.450.000.000
 
Tanah 70 m2 di Bandung (hasil sendiri) senilai Rp190.000.000
 
Tanah dan bangunan 647 m2/217 m2 di Bandung (hibah tanpa akta) senilai Rp7.750.000.000
 
Tanah dan bangunan 420 m2/110 m2 di Kota Bekasi (hibah tanpa akta) senilai Rp3.500.000.000
 
 Baca Juga: Netizen NTT Banjiri Media Sosial Cristiano Ronaldo: 'Jadi Datang ke Kupang ko Sonde Nyadu?
 
Tanah 3.560 m2 di Karawang (hasil sendiri) senilai Rp260.000.000
 
Tanah dan bangunan 450 m2/200 m2 di Kendal (hasil sendiri) senilai Rp825.000.000
 
Selain itu, Brian memiliki kendaraan berupa satu unit mobil Honda CR-V tahun 2018 senilai Rp170.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp235.600.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp160.000.000.

Tags

Terkini