REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Insiden kericuhan yang terjadi di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara baru-baru ini menarik perhatian publik.
Peristiwa tersebut melibatkan pengacara Razman Arif Nasution dan tim kuasa hukumnya dalam sidang yang mempertemukan dirinya dengan Hotman Paris Hutapea.
Humas PN Jakarta Utara, Maryono, saat ditemui di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Februari 2025, menyayangkan insiden yang melibatkan individu yang seharusnya memahami hukum.
Humas PN Jakarta Utara, Maryono, saat ditemui di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Februari 2025, menyayangkan insiden yang melibatkan individu yang seharusnya memahami hukum.
Baca Juga: 4 Tanggapan Istana Soal ‘Indonesia Gelap’: dari Prabowo hingga Mensesneg, Ada yang Dibantah dan Ada yang Diimbau!
“Kami menyayangkan karena ini dilakukan oleh orang yang paham hukum,” ujar Maryono.
“Kami menyayangkan karena ini dilakukan oleh orang yang paham hukum,” ujar Maryono.
“Kami juga menyerahkan bukti berupa video. Selanjutnya biarkan penyidik yang akan menindaklanjuti," tambahnya.
Rekaman kejadian itu beredar luas setelah diunggah oleh Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial.
Rekaman kejadian itu beredar luas setelah diunggah oleh Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial.
Baca Juga: Ramai Tren #KaburAjaDulu, Istana Angkat Bicara: Merantau ke Luar Negeri Jangan Asal Pergi!
Dalam video tersebut, terlihat Razman mendekati Hotman yang sedang duduk di kursi saksi, bahkan sempat menyentuh pundaknya.
Tak hanya itu, dalam rekaman lain yang juga viral, salah satu pengacara Razman, Firdaus Oiwobo, terlihat melompat ke atas meja sidang, menambah ketegangan dalam persidangan.
Menanggapi kekacauan yang terjadi, Razman Arif Nasution mengklaim bahwa majelis hakim bersikap tidak adil dalam memimpin jalannya sidang.
Tak hanya itu, dalam rekaman lain yang juga viral, salah satu pengacara Razman, Firdaus Oiwobo, terlihat melompat ke atas meja sidang, menambah ketegangan dalam persidangan.
Menanggapi kekacauan yang terjadi, Razman Arif Nasution mengklaim bahwa majelis hakim bersikap tidak adil dalam memimpin jalannya sidang.
Baca Juga: Nurul Arifin: Pembatasan Akses Internet untuk Anak Penting demi Melindungi Privasi dan Keamanan Data
Ia mempertanyakan keputusan untuk menggelar sidang secara tertutup, sesuatu yang menurutnya tidak sesuai dengan sifat perkara yang sedang disidangkan.
Razman berpendapat bahwa materi kasus yang dibahas tidak berkaitan dengan unsur pornografi, serta tidak melibatkan anak di bawah umur sebagai pelapor.
Razman berpendapat bahwa materi kasus yang dibahas tidak berkaitan dengan unsur pornografi, serta tidak melibatkan anak di bawah umur sebagai pelapor.
Oleh karena itu, ia dan tim hukumnya meminta agar persidangan tetap dilakukan secara terbuka.
Baca Juga: Melly Goeslaw Ungkap Kekagumannya Terhadap Peran Ormas dan Lembaga Kemanusiaan dalam Perjuangan Palestina
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @razmannasution71, pada 10 Februari 2025, Razman menegaskan sikapnya terhadap situasi yang terjadi.
“Apa pun risiko yang akan diterima, saya dan tim hukum akan tetap tegak demi hukum yang benar-benar mencerminkan rasa keadilan masyarakat,” tulisnya.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @razmannasution71, pada 10 Februari 2025, Razman menegaskan sikapnya terhadap situasi yang terjadi.
“Apa pun risiko yang akan diterima, saya dan tim hukum akan tetap tegak demi hukum yang benar-benar mencerminkan rasa keadilan masyarakat,” tulisnya.
Bukti Video dan Langkah Lanjutan
Bukti rekaman video yang menunjukkan kekacauan di ruang sidang telah diserahkan kepada pihak berwenang.
Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Pihak penyidik kini memiliki tugas untuk menganalisis rekaman tersebut dan menentukan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam insiden itu.
Baca Juga: Polsek Alak Tindak Cepat: Warga Pusing Akibat Panas, Dikirim Pulang dengan Patroli!
Sebagai informasi, konflik antara Razman Arif Nasution dan Hotman Paris bermula dari kasus pencemaran nama baik.
Sebagai informasi, konflik antara Razman Arif Nasution dan Hotman Paris bermula dari kasus pencemaran nama baik.
Hotman melaporkan Razman ke Bareskrim Polri setelah Razman menudingnya melakukan pelecehan terhadap mantan asisten pribadinya, Iqlima Kim.
Iqlima Kim sempat bekerja sebagai asisten pribadi Hotman Paris pada Februari 2022, namun mengundurkan diri beberapa minggu kemudian dengan alasan tidak cocok dan mengaku mengalami pelecehan.
Iqlima Kim sempat bekerja sebagai asisten pribadi Hotman Paris pada Februari 2022, namun mengundurkan diri beberapa minggu kemudian dengan alasan tidak cocok dan mengaku mengalami pelecehan.
Razman kemudian menjadi pengacara Iqlima dan menangani dugaan kasus pelecehan tersebut.
Merasa dirugikan, Hotman membalas dengan melaporkan Razman atas dugaan pencemaran nama baik.
Merasa dirugikan, Hotman membalas dengan melaporkan Razman atas dugaan pencemaran nama baik.
Artikel Terkait
DPR RI Sahkan RUU Minerba, Kontroversial Namun Disetujui Semua Fraksi
Melly Goeslaw Ungkap Kekagumannya Terhadap Peran Ormas dan Lembaga Kemanusiaan dalam Perjuangan Palestina
Nurul Arifin: Pembatasan Akses Internet untuk Anak Penting demi Melindungi Privasi dan Keamanan Data
Ramai Tren #KaburAjaDulu, Istana Angkat Bicara: Merantau ke Luar Negeri Jangan Asal Pergi!
4 Tanggapan Istana Soal ‘Indonesia Gelap’: dari Prabowo hingga Mensesneg, Ada yang Dibantah dan Ada yang Diimbau!