REPORTASENTT.COM, LOMBOK UTARA- Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman berinisial HFCI (36) ditemukan meninggal dunia di kolam renang salah satu villa di Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 08.30 WITA.
Kapolsek Pemenang, Polres Lombok Utara, AKP I Made Susila Artana membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan serta penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian.
“Benar, laporannya sudah kami tindaklanjuti. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian WNA ini,” ujar AKP Made Susila.
Baca Juga: Diabaikan dalam Perundingan? Zelenskyy Protes, Trump Beri Jawaban Mengejutkan!
Menurut AKP Susila, setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk proses pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.
“Untuk menghindari kemungkinan lain dan memastikan penyebab kematian, kami telah berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan visum,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan saksi, HFCI bersama dua temannya, HM (38) dan KL (24), yang juga berkewarganegaraan Jerman, kembali ke villa pada, Selasa (18/2/2025), sekitar pukul 23.00 WITA, setelah menghabiskan waktu di pantai.
Menurut AKP Susila, setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk proses pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.
“Untuk menghindari kemungkinan lain dan memastikan penyebab kematian, kami telah berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan visum,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan saksi, HFCI bersama dua temannya, HM (38) dan KL (24), yang juga berkewarganegaraan Jerman, kembali ke villa pada, Selasa (18/2/2025), sekitar pukul 23.00 WITA, setelah menghabiskan waktu di pantai.
"Setibanya di penginapan, mereka bertiga berenang di kolam selama kurang lebih satu jam," jelasnya.
AKP Susila menambahkan, sekitar pukul 00.00 WITA, kedua teman korban masuk ke kamar untuk beristirahat, sementara HFCI masih berada di kolam.
AKP Susila menambahkan, sekitar pukul 00.00 WITA, kedua teman korban masuk ke kamar untuk beristirahat, sementara HFCI masih berada di kolam.
"Keesokan harinya, sekitar pukul 08.30 WITA, kedua temannya menemukan korban sudah dalam keadaan tenggelam di dasar kolam renang," katanya.
Mereka kata AKP Susila, segera melaporkan kejadian ini ke resepsionis villa, yang kemudian meneruskan informasi ke pihak kepolisian.
AKP Susila pun mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke Gili Air untuk selalu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area perairan, seperti berenang di kolam atau laut, terutama pada malam hari.
AKP Susila pun mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke Gili Air untuk selalu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area perairan, seperti berenang di kolam atau laut, terutama pada malam hari.
Artikel Terkait
Hotman Paris Bongkar Fakta Mengejutkan! Peran Istri Razman dalam Kasus Pelanggaran Kode Etik
Media Arab Saudi Soroti Rencana Kunjungan Cristiano Ronaldo ke Indonesia, Jelang Laga Al Nassr vs Al Ettifaq Jumat Malam
Netizen NTT Banjiri Media Sosial Cristiano Ronaldo: 'Jadi Datang ke Kupang ko Sonde Nyadu?
Ada Pesan Penting di Banner Itwasda Polda NTT, Warga Diminta Perhatikan!
Diabaikan dalam Perundingan? Zelenskyy Protes, Trump Beri Jawaban Mengejutkan!