Setidaknya ada tujuh gerbang tol yang terdampak aksi massa, yakni GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1.
Dari ketujuhnya, GT Pejompongan disebut mengalami kerusakan paling parah sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan.
Selain memperbaiki fasilitas, Jasa Marga juga memperketat sistem keamanan dengan menggandeng aparat kepolisian dan menambah pengawasan di titik-titik rawan.