REPORTASENTT.COM, JAKARTA- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memastikan akan menanggung seluruh biaya perbaikan gerbang tol yang rusak akibat aksi demonstrasi di Jakarta pada pekan lalu.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp80 miliar.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyebut dana tersebut juga mencakup penggantian CCTV yang dirusak, server yang hilang, hingga perbaikan jaringan.
Baca Juga: Polda NTT Bongkar Penyelundupan 180 Ribu Liter Solar Subsidi di Labuan Bajo
“Kemarin kami hitung, sekitar Rp80 miliar. Perbaikannya sudah dimulai,” ujar Rivan kepada awak media saat meninjau Gerbang Tol Pejompongan, Jakarta, Selasa (2/9).
Rivan menuturkan, Kementerian Pekerjaan Umum sempat menawarkan bantuan dana untuk memperbaiki kerusakan.
Namun, Jasa Marga memilih menanggung sendiri karena dana pencadangan sudah tersedia.
Baca Juga: Ikuti Perintah Prabowo, Banggar DPR Pastikan Tunjangan Rumah Rp50 Juta Bakal Dicabut
“Yang terpenting adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan cepat,” tegas Rivan.
Server Dicuri, Jaringan Terbakar
Rivan mengungkapkan salah satu kerugian terbesar berasal dari pencurian server di sejumlah gerbang tol.
Kondisi ini membuat sistem pembayaran dan pengelolaan data terganggu.
“Yang menjadi prioritas kami adalah jaringan, karena jaringan terbakar. Itu membutuhkan waktu untuk memastikan berfungsi kembali,” jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Akan Salurkan Bantuan untuk Korban Unjuk Rasa, Termasuk Pendidikan hingga Perbaikan Rumah
Menurut Rivan, seluruh gerbang tol di DKI Jakarta ditargetkan kembali beroperasi normal pada Rabu (10/9). Namun, sebagian bisa digunakan lebih cepat berkat alat mobile reader mulai Minggu (7/9).
7 Gerbang Tol Terdampak
Artikel Terkait
Di Flores Timur: TNI-Polri Kompak Jaga Larantuka Lewat Patroli Gabungan
PBB Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dalam Aksi Unjuk Rasa di Indonesia
Kapolda NTT Lepas Brimob Komodo Timur, Ada Ritual Unik Sebelum Berangkat ke Jakarta
Ikuti Perintah Prabowo, Banggar DPR Pastikan Tunjangan Rumah Rp50 Juta Bakal Dicabut
Polda NTT Bongkar Penyelundupan 180 Ribu Liter Solar Subsidi di Labuan Bajo