Ia menyebut langkah para guru sebagai teladan.
Baca Juga: Jejak Sabu dalam Ransel Hitam: Penangkapan Pengedar di Pontianak yang Dibuntuti Polisi
“Guru yang hebat bukan hanya mengajar di kelas, tapi juga hadir memberi inspirasi dalam kehidupan nyata,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian.
Ia menyebut aksi cepat PGRI Witihama sebagai wujud persaudaraan sejati.
Baca Juga: Polisi di Kupang Dipecat: Upacara Tanpa Kehormatan, Bayang-bayang Etika yang Terkoyak
“Terima kasih atas doa dan kepedulian untuk anak kita,” ujarnya.
Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik Flores Timur.
Polisi menangkap NI (41), seorang sopir, setelah diduga memperkosa MKK, bocah 11 tahun.
Baca Juga: Jabatan KabagOps Polres Ende Resmi Terisi, Kapolres Tekankan Regenerasi dan Kualitas Pelayanan
Peristiwa itu terjadi di jalur Waiwuring–Oringbele, Witihama. Pelaku kini mendekam di balik jeruji, menunggu proses hukum.