news

Semeru Masih Level Awas, PVMBG Tegas: Zona Bahaya Bisa Diperluas

Sabtu, 22 November 2025 | 11:01 WIB
Erupsi lahar panas gunung Semeru turun sore, Rabu 19 November 2025. (Foto BPBD Semeru.)

Baca Juga: 8 Warga Sikka Nyaris Diselundupkan ke Kaltim, Polisi Bongkar Modus Perekrut Ilegal

 

Area steril sejauh 8 kilometer dari puncak juga tetap diberlakukan untuk menghindari lontaran batu pijar.


Kondisi kritis Semeru bermula dari erupsi besar pada 19 November 2025.

 

Warga di sekitar lereng sempat panik ketika guguran awan panas meluncur deras dari puncak gunung.

Kepala BPBD Lumajang, Isnugroho, melaporkan bahwa awan panas tersebut meluncur sejauh 5,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan, Lumajang.

 

Baca Juga: Kasus Kematian Prada Lucky: Victor Laiskodat Desak Transparansi Proses Hukum di Pengadilan Militer

Kolom abu pekat membumbung tinggi dengan arah condong ke barat laut hingga utara.

Data seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 40 milimeter dengan durasi erupsi mencapai 16 menit 40 detik.

Hingga kini, erupsi Semeru menjadi alasan utama penetapan status Awas. Warga kembali diingatkan untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di zona rawan.


Halaman:

Tags

Terkini