Baca Juga: 8 Warga Sikka Nyaris Diselundupkan ke Kaltim, Polisi Bongkar Modus Perekrut Ilegal
Area steril sejauh 8 kilometer dari puncak juga tetap diberlakukan untuk menghindari lontaran batu pijar.
Kondisi kritis Semeru bermula dari erupsi besar pada 19 November 2025.
Warga di sekitar lereng sempat panik ketika guguran awan panas meluncur deras dari puncak gunung.
Kepala BPBD Lumajang, Isnugroho, melaporkan bahwa awan panas tersebut meluncur sejauh 5,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan, Lumajang.
Baca Juga: Kasus Kematian Prada Lucky: Victor Laiskodat Desak Transparansi Proses Hukum di Pengadilan Militer
Kolom abu pekat membumbung tinggi dengan arah condong ke barat laut hingga utara.
Data seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 40 milimeter dengan durasi erupsi mencapai 16 menit 40 detik.
Hingga kini, erupsi Semeru menjadi alasan utama penetapan status Awas. Warga kembali diingatkan untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di zona rawan.
Artikel Terkait
Jelang Nataru, Pemerintah Kasih Diskon Tiket Kapal PELNI hingga 20 Persen
Dukung Program Pemerintah, PELNI Larantuka Pastikan Diskon Tiket 20 Persen Berlaku di Semua Rute
Satreskrim Polres Manggarai Barat Tetapkan AJ (44) sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Perlindungan Anak
Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Flores Timur Didatangi Kejati NTT
Vegan Squad Indonesia Gelar Rangkaian Seminar Iklim di Flores, Kritik Kebijakan Mahal dan Tidak Efektif