Semeru Masih Level Awas, PVMBG Tegas: Zona Bahaya Bisa Diperluas

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 22 November 2025 | 11:01 WIB
Erupsi lahar panas gunung Semeru turun sore, Rabu 19 November 2025. (Foto BPBD Semeru.)
Erupsi lahar panas gunung Semeru turun sore, Rabu 19 November 2025. (Foto BPBD Semeru.)

 

Sementara itu, Merapi dan Lewotobi Laki-laki berada pada Level III atau Siaga.

 

Baca Juga: Satreskrim Polres Manggarai Barat Tetapkan AJ (44) sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Perlindungan Anak



“Harapan saya adalah tetap tenang. Teman-teman yang ada di pos Gunung Api sebagai pengamat bekerja keras karena kalau level 3 dan 4 itu setiap 6 jam menyampaikan laporan,” tambah Hadi.


Selain erupsi langsung, ancaman berikutnya datang dari potensi banjir lahar dingin.

 

Tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir memicu kekhawatiran material vulkanik yang menumpuk akan terbawa air menuju aliran sungai.

 

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, PELNI Larantuka Pastikan Diskon Tiket 20 Persen Berlaku di Semua Rute  



“Yang kami khawatirkan saat ini adalah potensi bencana kedua. Erupsi masih terjadi 36 hingga 45 kali dalam 12 jam,” jelas Hadi.



Menurutnya, material vulkanik yang terus terakumulasi di sekitar kawah sangat berpotensi menjadi lahar dingin saat diguyur hujan deras.

 

PVMBG juga mencatat kondisi lereng dan puncak Semeru dipenuhi material yang mudah tergerus.



Karena itu, aktivitas masyarakat termasuk penambang pasir dilarang keras berada dalam radius 20 kilometer di sektor tenggara hingga selatan.

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X