REPORTASENTT.COM, SOLOR- Kopi robusta Lamaole berasal dari perkebunan kopi yang dibudidayakan oleh penduduk Lamaole, di Desa Lewotana Ole, Pulau Solor - Flores Timur, NTT.
Jenis kopi Robusta ini tumbuh pada ketinggian 500 mdpl.
Selama puluhan tahun, pamor kopi Lamaole tidak begitu popular karena hasil produksinya lebih diutamakan sebagai konsumsi rumah tangga setempat.
Baca Juga: Puluhan Butir Peluru dan Granat Diamankan Polres Belu
Sejarah Kopi Lamaole
Zakarias Daton Sinu (72), kepada Reportase NTT di kampung Lamaole, desa Lewotana Ole, Sabtu (14/4/2024), menuturkan kopi Lamaole hadir sejak tahun 1966.
Bibit- bibit kopi dari kampung Lamaole kisah Zakarias, saat itu diambil di Hokeng Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.
Pada tahun 1968 kopi berbuah pertama kali di Kampung Lamaole. Sejak saat itulah banyak bibit- bibit baru kopi tumbuh, oleh warga memilih bibit tersebut untuk ditanam kembali di kebun masing- masing.
Baca Juga: MUI Sayangkan 3 Stasiun TV Masih Tayang Program yang Melanggar
"Dulu kami tanam di kebun milik desa. Waktu itu saya baru tamat Sekolah Dasar, jadi saya juga turut serta dalam proses penanaman kopi pertama kali," ungkapnya.
"Sejauh ini hasil kopi kami jual ke pasar dan untuk konsumsi pribadi," katanya.
Dianggarkan dalam APBDes