Kopi robusta Lamaole kini dikenal luas di kalangan masyarakat Kabupaten Flores Timur setelah hadir dalam pameran Festival Bale Nagi 2024 melalui rumah Hanasta.
Rumah Hanasta asal desa Desa, Lewohedo, Kecamatan Solor Timur itu berinisiatif untuk mengeksplor, mengolah, dan menyajikan kopi Lamaole dengan harapan agar bisa dinikmati oleh lebih banyak orang, serta menjangkau lebih luas dengan menebarkan citarasa dari tanah Solor, sebagai salah satu dari rangkaian aneka semerbak aroma kopi di kepulauan Flores.
Dengan adanya branding kopi robusta Lamaole di pasaran, Fransiskus Siku Kewuan, Sekretaris Desa Lewotana Ole menegaskan akan menganggarkan dalam tubuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Lewotana Ole.
Baca Juga: Stipas Reinha Donasi Buku untuk Komunitas TBM Palo Porong di Flotim
"Tanggung jawab desa Lewotana Ole agar bisa menganggarkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pemberdayaan petani," kata Sekdes.
Sekdes sendiri akan menjamin dalam tahun 2025 akan menganggarkan khusus pengembangan kopi Lamaole.
"Kita tidak bisa menjanjikan, namun kalau ada ruang di tahun 2024 ini diperubahan maka kita akan lakukan itu," katanya.
Baca Juga: Pesawat Hercules TNI AU Sukses Terjunkan Bantuan di Gaza
Karena menurut Fransiskus, hal ini dilakukan bukan karena keinginan, namun karena ada kebutuhan masyarakat atas potensi kopi di kampung tersebut.
Rumah Hansta dan Kopi Robusta Lamaole
Eduardus Jong Eda Sogen, owner Rumah Hanasta kepada Reportase NTT di kediamannya di Solor, Sabtu (13/4/2024), mengisahkan perjalanan singkat sampai akhirnya menjadi awal dari perjalanan produksi " Kopi Lamaole Solor " oleh Rumah Hanasta.
Diceritakan Eduardus, beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 21 Maret 2024, Ia bersama seorang temannya bernama Valentino Luis mengunjungi kebun kopi Lamaole.
Mungkin bagi sebagian orang kata Eduardus, belum mengenal bahkan tidak tahu jika di Pulau Solor yang kata orang pulau yang tandus, dan bebatuan tumbuh subur kopi Robusta di ketinggian 486 Mdpl.
Artikel Terkait
Stipas Reinha Donasi Buku untuk Komunitas TBM Palo Porong di Flotim
Tokoh Muslim Prakarsai Pembangunan Sekolah Katolik, Cikal Bakal Hadirnya Toleransi di Pepageka
TNI Perketat Masuknya Barang Ilegal di Wilayah Perbatasan RI- PNG
MUI Sayangkan 3 Stasiun TV Masih Tayang Program yang Melanggar
Puluhan Butir Peluru dan Granat Diamankan Polres Belu