Pelatih Prancis Didier Deschamps mengakui timnya kalah dalam hampir seluruh aspek permainan. Menurutnya, Spanyol mampu mematahkan pola serangan Les Bleus melalui organisasi permainan yang disiplin.
"Kami kalah secara teknis. Kami kurang presisi, energi, dan kesulitan menghadapi cara Spanyol membaca pergerakan serta memotong aliran umpan kami. Kami berharap bisa memberikan perlawanan lebih baik," kata Deschamps.
Mbappe juga mengakui timnya tampil di bawah standar pada laga semifinal tersebut.
Baca Juga: Hampir Tiga Tahun Buron, Dosen di Kupang yang Diduga Gelapkan Sertifikat dan Mobil Ditangkap di Batam
"Kami tidak bermain sesuai harapan, baik dari sisi taktik, teknik, maupun kualitas permainan secara keseluruhan. Ketika gagal menjalankan rencana di semifinal Piala Dunia, hasilnya memang sulit dimenangkan. Spanyol tetap menjalankan rencana mereka dengan sangat baik," kata Mbappe.
Kemenangan ini membawa Spanyol kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak meraih gelar juara pada edisi 2010.
Artikel Terkait
Daftar Top Assist Piala Dunia 2026: Olise di Puncak, Bruno Guimaraes Terus Membayangi
Berawal Tinggalkan Tugas demi Bisnis, Oknum Polisi Polda NTT Dipecat
Proyek Pengaspalan di Kota Kupang Tersendat Akibat Sengketa 2 Meter Lahan, Polisi Berhasil Damaikan Warga
Keluarga Dokter Icha Tegaskan Korban Tak Menolak Pendampingan, Bantah Pernyataan Kapolda NTT
Warga Malang Ramai Keluhkan Sound Horeg di Threads, Bayi Sulit Tidur hingga Kaca Rumah Bergetar