Kini, sejumlah akun viral di X juga mengunggah konten serupa, termasuk gambar acara olahraga, promosi konten dewasa, hingga gambar acak seperti semangkuk telur rebus, semuanya dihiasi logo Stake.
Baca Juga: Klarifikasi Polda NTT: Fakta di Balik Kasus Calon Polwan yang Gagal di Sepolwan!
Beberapa akun yang terlibat dalam tren ini mengklaim menerima ribuan dolar sebagai imbalan.
Namun, keterlibatan langsung Stake dalam praktik ini masih belum jelas.
Influencer di X dilaporkan menerima tawaran pembayaran melalui pesan langsung untuk setiap unggahan yang menampilkan logo Stake.
Meski beberapa akun besar telah ditangguhkan oleh platform X, tren ini tetap berlanjut dengan sejumlah influencer yang memiliki ratusan ribu pengikut masih aktif mempromosikan logo Stake.
Stake, yang beroperasi di Inggris melalui lisensi "label putih" dari Komisi Perjudian, hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.
Guardian melaporkan bahwa pihak perusahaan tidak menanggapi permintaan komentar.
Baca Juga: Ini Alasan Warga Ujoh Bilang Serahkan Tiga Senjata Api Rakitan ke Satgas Yonzipur 8/SMG
Perusahaan yang didirikan pada 2017 oleh Bijan Tehrani dan Ed Craven ini sebelumnya telah memicu kontroversi karena memungkinkan taruhan menggunakan mata uang kripto.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Panggil Kepala Badan GiziNasional, Ada Apa?
Indrajaya Desak Menteri ATR/BPN Tegas Tanggapi Kasus Pagar Laut di Tangerang: Menteri ATR Jangan Lepas Tangan
Komisi II DPR Siap Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Pilkada 2024, Apa Saja Opsi yang Dipertimbangkan?
Demam Koin Jagat: Enam Taman di Surabaya Rusak, Pemkot Minta Warga Berhenti Memburu
Kuasa Hukum Agus Salim Ancam Penjarakan 10.000 Warga NTT yang Terima Dana Donasi
Telur Langka "Satu dari Satu Miliar" Ditemukan di Devon, Siap Dilelang untuk Amal, Elon Musk pun Diklaim tidak Memilikinya!