pariwisata

Kunjungan Perdana ke Flores Timur, Fadli Zon: Saya Lebih Terkesima di Sini daripada di 100 Negara!

Sabtu, 26 April 2025 | 20:58 WIB
Fadli Zon, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. (Foto/ Elen Labina)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Menteri Kebudayaan Dr. H. Fadli Zon mengungkapkan kekagumannya terhadap kekayaan budaya Flores Timur dalam kunjungan kerjanya ke daerah tersebut, Jumat (25/4/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Satu Bupati Flores Timur, Larantuka, bersama staf kementerian dan didampingi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutannya, Fadli Zon mengaku ini merupakan kunjungan pertamanya ke tanah Lamaholot.

Baca Juga: Pulau Adonara dan Pesona Budayanya: Meretas Stigma, Merawat Warisan Leluhur

"Saya merasa sangat senang berada di Flores Timur. Mungkin saya sudah mengunjungi hampir 100 negara, tetapi di Indonesia sendiri, masih banyak daerah yang belum saya datangi. Di NTT, saya pernah ke Kupang, dan sekarang baru ke Flores Timur," katanya.

Menurutnya, Flores Timur memiliki kehangatan, kekayaan budaya, serta tradisi saling menghargai yang sangat kuat.

Ia menilai kekayaan budaya daerah ini patut terus dikembangkan, mengingat keberagaman bahasa dan adat istiadat di Flores Timur menjadi bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

Baca Juga: Dialog Budaya di Adonara, Masyarakat Soroti Pelestarian Desa: Mendikbud Fadli Zon Janji Anggaran Khusus

"Kebudayaan ini harus terus dikembangkan agar menjadi besar. Meskipun kita memiliki beragam bahasa daerah, kita dipersatukan oleh Bahasa Indonesia," ujar Fadli Zon.

Dorong Penetapan Semana Santa sebagai Cagar Budaya

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan menyoroti pentingnya memperkuat cagar budaya nasional. Ia mengungkapkan, saat ini baru ada dua cagar budaya nasional di NTT, yaitu situs Bung Karno di Ende dan peninggalan Riang Dua di Manggarai.

"Kami sudah membentuk tim persiapan cagar budaya nasional. Kita berharap masih banyak warisan budaya lainnya yang bisa ditetapkan sebagai cagar budaya, termasuk Semana Santa di Larantuka," ungkapnya.

Menurut Fadli Zon, Semana Santa adalah tradisi sakral warisan budaya Indonesia yang telah dicatat dalam yurisdiksi nasional, dan pemerintah berencana mengusulkannya sebagai warisan budaya akulturasi bersama Kolombia dan Portugal.

Baca Juga: Sambut Semana Santa, PELNI Larantuka Gelar Kerja Bakti Bersama

"Kita akan mengajukan Semana Santa sebagai ekstensi warisan budaya melalui jalur pemerintah," tambahnya.

Peran Museum dan Ekonomi Budaya

Halaman:

Tags

Terkini