REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Universitas San Pedro Kupang mengadakan sosialisasi program kuliah sambil magang ke luar negeri di SMK Negeri 1 Wulanggitang.
Program ini menawarkan kesempatan bagi siswa/i untuk belajar dan bekerja di Israel, Jepang, dan Korea Selatan.
Kegiatan ini berlangsung di Tenda KBM Desa Konga dan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Universitas San Pedro Kupang, Pendeta Dr. Jhonson G. Dethan, bersama dengan Mr. Jeong Taek Jeon dari Korea Selatan.
Keduanya merupakan pendeta dari Gereja Calvinis Reformasi ICHTHUS (The Calvinist Reformed Church). Dalam pemaparannya, mereka menjelaskan berbagai peluang bagi siswa/i yang ingin melanjutkan pendidikan sambil mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri.
Baca Juga: Buntut Petinggi Pertamina Oplos Pertamax, Mesin Kendaraan Bisa Saja Alami Bahaya Ini
Dr. Jhonson G. Dethan menekankan pentingnya program ini bagi generasi muda NTT, khususnya di Flores Timur.
"Program kuliah sambil magang ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak muda NTT untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sekaligus pengalaman kerja di luar negeri. Israel, Jepang, dan Korea Selatan menawarkan banyak peluang yang bisa membantu mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengasah keterampilan kerja mereka secara langsung. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang berani keluar dari zona nyaman dan mengambil peluang ini demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Mr. Jeong Taek Jeon menambahkan bahwa Jepang dan Korea Selatan memiliki banyak program kuliah sambil magang yang dapat membantu mahasiswa dalam membiayai studi mereka.
Ia menjelaskan, sektor pertanian dan teknologi di kedua negara tersebut membutuhkan banyak tenaga kerja muda yang memiliki semangat belajar tinggi.
Sosialisasi ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas San Pedro Kupang dan Forum Pemuda NTT DPD Flores Timur.
Ketua Forum Pemuda NTT DPD Flotim, Joseph Letor, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini demi masa depan yang lebih baik bagi siswa di Flores Timur.
"Kami dari Forum Pemuda NTT DPD Flores Timur sangat mendukung program ini karena kami ingin melihat anak-anak muda daerah memiliki kesempatan yang sama dengan mereka di kota-kota besar. Kolaborasi dengan Universitas San Pedro Kupang ini adalah langkah nyata untuk membuka akses pendidikan dan peluang magang ke luar negeri. Harapan kami, setelah menyelesaikan studi dan magang, mereka bisa kembali ke daerah dan membawa perubahan positif bagi Flores Timur," ungkapnya.
Artikel Terkait
Polisi vs Mobil Mogok: Aksi Dorong di Tengah Malam Bikin Jalanan Kembangan Jadi Saksi
Jelang Ramadhan, Polisi Bongkar Empat Kasus Sajam, Waspada Potensi Tawuran!
Baru 3 Hari Kerja, Karyawan Laundry Gasak Motor! Kompol Reza: Jangan Terlalu Cepat Percaya
Motor Viar yang Sempat Dicuri Akhirnya Kembali, Pelaku Ternyata Karyawan Baru yang Baru Bekerja Tiga Hari
Buntut Petinggi Pertamina Oplos Pertamax, Mesin Kendaraan Bisa Saja Alami Bahaya Ini