REPORTASENTT.COM, BANDUNG- Linimasa media sosial tengah riuh! Warganet heboh memperbincangkan kebijakan kontroversial Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mewajibkan para siswa di wilayahnya pergi ke sekolah dengan berjalan kaki.
Sejumlah video keluhan siswa viral di berbagai platform.
Mulai dari yang kepanasan, kelelahan, hingga meminta dikirimi angkot oleh sang Gubernur.
Baca Juga: Ribuan umat Katolik Berdatangan ke Makam Paus Fransiskus, Perhatian Tertuju pada Konklaf
Salah satu siswa bahkan tampak menutupi kepala dengan benda seadanya karena tak tahan terik matahari.
“Pak Dedi, tolong! Saya kepanasan ini, tidak ada angkot di sini,” teriak salah seorang siswa dalam video.
Yang lainnya ikut mengeluh:
“Ini ada teman yang agak pincang kakinya kesulitan. Pak, tolong Pak Dedi. (Kirim) angkot satu saja!”
Respons Dedi pun tak kalah mengejutkan. Alih-alih melunak, ia justru mengunggah video viral tersebut ke akun Instagram @dedimulyadi71 dan menuliskan caption singkat namun tajam:
"Jagoan pantang meminta bantuan, semangat terus!"
Baca Juga: Tak Seperti Biasanya, May Day di Kupang Justru Jadi Pesta Damai
Postingan itu diunggah pada Kamis, 1 Mei 2025, dan langsung memicu perdebatan sengit netizen.
Ada yang mendukung langkah disiplin ala Dedi, namun tak sedikit yang menyebut kebijakan itu “kejam” dan “tak mempertimbangkan kondisi daerah”.
Artikel Terkait
13 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Dua Naik Jadi Komjen
Peringati Hari Buruh, Polres Ende Gelar Apel Siaga dan Patroli Gabungan
Gagal Edar! Polisi Gagalkan 47 Kg Ganja Siap Sebar di Sumbar, Disembunyikan di Dapur dan Kamar Mandi
Sidang Kematian Legenda Sepak Bola Maradona, Dokter Fernando Villarejo Ungkap Hal Ini Saat di Persidangan
Ribuan umat Katolik Berdatangan ke Makam Paus Fransiskus, Perhatian Tertuju pada Konklaf