PPG Guru 2024: Kemendikdasmen Luluskan 98,59 Persen Peserta, Apa Rahasia Dibaliknya?

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Senin, 30 Desember 2024 | 23:36 WIB
Kunjungan Kerja Direktur Jenderal GTK Ibu Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. ke Kabupaten Merauke. (Foto tangkapan layar YouTube Balai Guru Penggerak Provinsi Papua)
Kunjungan Kerja Direktur Jenderal GTK Ibu Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. ke Kabupaten Merauke. (Foto tangkapan layar YouTube Balai Guru Penggerak Provinsi Papua)

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil mencetak sejarah baru dalam pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu (Dalam Jabatan) tahun 2024.

Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), program ini mencatatkan tingkat kelulusan hingga 98,59 persen dari total 606.601 peserta.

Pelaksanaan PPG ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap pertama dengan 90.487 peserta, tahap kedua dengan 211.068 peserta, dan tahap ketiga sebanyak 305.046 peserta.

 Baca Juga: Rencana Besar! Kepala Bappenas: Kemiskinan Ekstrem 0 Persen di 2026, Mungkinkah?

Dari total tersebut, sebanyak 598.558 guru dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat pendidik serta tunjangan sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal GTK, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

"PPG ini adalah langkah strategis untuk menyelesaikan sertifikasi bagi 1,3 juta guru di Indonesia. Target kami adalah memastikan semua guru telah memiliki sertifikasi pendidik pada tahun 2026," ujar Nunuk dalam keterangan tertulis yang dilansir melalui Infopublik.id, pada Senin (30/12/2024).

 Baca Juga: Resmi Diumumkan! Ini Dia Hasil Akhir Seleksi PPPK Flores Timur 2024 Periode I, bagi yang Lulus Segera Lengkapi Syarat Ini!

Program PPG Guru Tertentu tahun ini menggunakan metode pembelajaran daring, yang mencakup pembelajaran mandiri serta penugasan terstruktur.

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa program ini sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga peserta tidak dikenakan biaya apapun.

“Guru diimbau untuk berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Kemendikdasmen dan meminta biaya terkait pelaksanaan PPG. Program ini gratis dan harus dilaksanakan dengan jujur serta menjaga integritas sebagai seorang pendidik,” tegas Nunuk.

 Baca Juga: Istri Kapolri Rayakan Natal Bersama Korban Erupsi Gunung Lewotobi, Inilah Momen Istimewa yang Terjadi!

Program Pendidikan Profesi Guru juga menargetkan dua fokus utama, yaitu penyiapan calon guru (prajabatan) dan penuntasan sertifikasi bagi guru yang sudah dalam jabatan.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X