REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur menemukan sejumlah permasalahan terkait data kependudukan.
Temuan terbaru mengungkapkan bahwa masih ada Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dimiliki oleh lebih dari satu orang.
Selain itu, terdapat kasus dua identitas dengan NIK yang berbeda.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pilkada Serentak KPU Flores Timur, Stefanus Ile Ratu, menyampaikan keprihatinannya atas temuan ini.
"Kami menemukan beberapa NIK yang digunakan oleh lebih dari satu orang, serta dua identitas yang memiliki NIK berbeda. Ini merupakan masalah serius yang harus segera diselesaikan untuk menjamin kelancaran dan keabsahan Pilkada 2024," ujarnya, dalam acara Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2024, di hotel Sunrise Larantuka, Selasa (2/7/2014).
Temuan ini diperoleh melalui verifikasi data yang dilakukan oleh tim KPU Flores Timur.
Proses ini melibatkan pencocokan data pemilih dengan data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
"Kami berharap agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan data yang akurat untuk menyelesaikan masalah ini. Verifikasi dan validasi data pemilih adalah prioritas utama kami untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam Pilkada mendatang," tambah Stefanus.
Pihak KPU Flotim juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa data kependudukan mereka.
Baca Juga: Meski Diguyur Hujan, Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-78 di Polda NTB Tetap Hikmat
"Selain berharap kerja sama dari pemerintah, kami mengajak masyarakat untuk aktif memeriksa dan melaporkan jika ada ketidaksesuaian dalam data kependudukan mereka. Hal ini penting untuk menjaga integritas proses pemilihan," kata Stefanus Ile Ratu.
Masalah NIK ganda dan identitas dengan NIK berbeda ini tidak hanya berpotensi mengganggu kelancaran Pilkada, tetapi juga menimbulkan masalah dalam administrasi kependudukan di masa mendatang.
Oleh karena itu, KPU Flotim berkomitmen untuk bekerja keras dalam menyelesaikan masalah ini sebelum hari pemungutan suara.
Pilkada 2024 di Flores Timur diharapkan akan berjalan dengan lancar dan transparan, dengan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
KPU Flotim memastikan bahwa setiap warga negara yang berhak memilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar.
Artikel Terkait
Imbas Server PDN Jebol, Data 800 Ribu Calon Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah Hilang
Meski Diguyur Hujan, Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-78 di Polda NTB Tetap Hikmat
'Student Loan' Miliki Risiko Tinggi Jika Lulusan Tak Segera Dapat Pekerjaan
Komisi X DPR RI Minta Konsep Desa Wisata dan Wisata Pedesaan Harus Dibedakan Secara Jelas di RUU Kepariwisataan
Komisi Pemilihan Umum Flores Timur Gelar Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2024