daerah

Polri Intensifkan Sambang di Flores Timur, Warga Diimbau Tidak Terpengaruh Hoaks

Minggu, 16 November 2025 | 23:19 WIB
Aipda Michael S. Sareng saat melaksanakan sambang di Dusun 01 Mokantarak, memberikan imbauan kamtibmas dan ajakan waspada hoaks kepada warga setempat. (Foto/TBN Polres Flotim)


REPORTASENTT.COM, LARANTUKA-  Kepolisian terus memperkuat kegiatan sambang sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Flores Timur. Pada Jumat, 14 November 2025 pukul 15.30 Wita, Bhabinkamtibmas Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Aipda Michael S. Sareng, melaksanakan sambang dan patroli di Dusun 01, Desa Mokantarak.


Kehadiran Aipda Michael disambut baik oleh warga yang mengapresiasi rutinitas Bhabinkamtibmas dalam turun langsung ke wilayah binaan.
 
 
 
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, terutama agar masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu keresahan.
 
 
Baca Juga: Viral Penganiayaan di SPN NTT: Senior Ditahan, Tapi Hasil Medis Korban Mengejutkan


Selain itu, Aipda Michael mengajak warga untuk segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila mendapatkan informasi terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
 
 
Dikatakannya, pelaporan cepat kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau pemerintah desa dapat menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan dan perlindungan masyarakat.


Dalam sambangnya, ia juga menyoroti pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
 
 
Baca Juga: Polisi Segera Tindaklanjuti Kasus Kebocoran Toilet Hotel Krisna 2 di Borong
 


Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., mengatakan kegiatan sambang merupakan bagian dari strategi Polri untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan pesan-pesan kamtibmas tersampaikan secara langsung.


“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di desa. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, mencegah gangguan kamtibmas, serta menjadi sarana komunikasi dua arah antara polisi dan warga,” katanya,


AKP Eliezer menambahkan bahwa edukasi terkait hoaks dan TPPO harus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak menjadi korban.
 
 
 
Baca Juga: Bank NTT Reshuffle Direksi, Ini Sosok dan Arah Baru yang Ditetapkan Pemegang Saham
 

“Kami terus mengingatkan warga agar lebih waspada, tidak mudah percaya informasi tanpa sumber jelas, dan segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya.

Tags

Terkini