daerah

7 Hari Dicari Tak Ditemukan, Polda NTT Hentikan Operasi SAR Nelayan Flores Timur

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:46 WIB
Tim SAR gabungan melakukan koordinasi penutupan operasi pencarian nelayan Flores Timur yang hilang di laut, disaksikan keluarga korban dan aparat desa setempat. (Foto TBN Polda NTT)



REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menghentikan operasi pencarian terhadap seorang nelayan asal Kabupaten Flores Timur yang dilaporkan hilang saat melaut. Penghentian dilakukan setelah pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.

 



Nelayan tersebut diketahui berusia 51 tahun dan berasal dari Dusun Likutuden, Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur.



Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan, keputusan penghentian operasi SAR diambil setelah tim gabungan melakukan pencarian maksimal sesuai standar operasional prosedur (SOP).

 

Baca Juga: Kelimutu Masih Normal, Polisi Ingatkan Bahaya Cuaca dan Gas



“Tim gabungan dari Basarnas Maumere, Polairud Polres Flores Timur, dan BPBD telah melakukan pencarian secara intensif, baik penyisiran laut maupun koordinasi dengan masyarakat. Hingga hari ketujuh tidak ditemukan tanda keberadaan korban, sehingga operasi SAR resmi dihentikan,” ujar Henry, Selasa (13/1/2026).


Sebelum operasi ditutup, tim SAR gabungan lebih dulu berkoordinasi dengan keluarga korban di rumah duka.

 

Penjelasan disampaikan secara terbuka terkait batas waktu pencarian serta kemungkinan perpanjangan operasi jika ada petunjuk baru.

 

Baca Juga: Kerumunan Warga Fatufeto- Kupang Bikin Resah, Bhabinkamtibmas Turun Tangan



“Keluarga korban dapat menerima keputusan ini dengan baik dan penuh pengertian,” tambahnya.



Penutupan pencarian dilakukan oleh Penjabat Kepala Desa Kawalelo dan disaksikan keluarga korban serta seluruh unsur tim SAR gabungan.

 

Halaman:

Tags

Terkini