daerah

Wagub NTT Tinjau Dampak Puting Beliung di Bello Kupang, 35 Rumah Rusak

Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:11 WIB
Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma meninjau rumah warga dan Gereja GMIT Yegar Sahaduta yang rusak akibat angin puting beliung di Bello Kupang Sabtu. (Foto/ Humas NTT)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johanis Asadoma meninjau lokasi terdampak angin puting beliung di Kelurahan Bello, Kota Kupang, Sabtu (24/1/2026) sore.



Lokasi yang dikunjungi meliputi Gereja GMIT Yegar Sahaduta Klasis Kota Kupang Barat serta permukiman warga di belakang Terminal Bello yang mengalami kerusakan berat.



Dalam peninjauan tersebut, Johanis didampingi Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT Doris Alexander Rihi dan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Kanisius H. M. Mau.

 

Baca Juga: Hari Kedua Pencarian Longsor Manggarai Timur, Dua Warga Kampung Pau Belum Ditemukan



Peristiwa angin puting beliung terjadi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 00.18 WITA. Angin kencang mengangkat atap gereja dan merobohkan sejumlah rumah warga hingga rata dengan tanah.



Pendeta GMIT Yegar Sahaduta, Pdt Selvi Asfesina, mengatakan peristiwa berlangsung sangat singkat dan terjadi tiba-tiba.



“Listrik padam lebih dulu, lalu angin datang sangat kencang. Kejadiannya hanya enam sampai tujuh detik, setelah itu langsung berhenti,” kata Selvi.

 

Baca Juga: Pohon Kemiri Tumbang Renggut Nyawa Petani di Kabupaten Sikka



Warga setempat Antonius Manu mengalami kerusakan berat pada rumahnya. Ia menyebut angin datang begitu cepat sehingga warga tidak sempat keluar rumah.



“Hitungan detik saja, kami tidak sempat lari. Saat buka mata, atap rumah sudah tidak ada,” kata Antonius.



Hal serupa dialami Lidwina Pakae. Salah satu anaknya, Stela, sempat terlempar ke arah pohon gamal di belakang rumah akibat terpaan angin.

Halaman:

Tags

Terkini