REPORTASENTT.COM, ENDE- Kabupaten Ende kembali dilanda bencana alam akibat cuaca ekstrem. Tanah longsor terjadi di Jalur Trans Flores Km 34, Dusun Tanakune, Desa Ondorea Barat, Kecamatan Nangapanda, Minggu (1/2/2026) pagi.
Material longsor berupa pasir dan batu berukuran besar menutupi sebagian badan jalan negara. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 Wita dan menyebabkan arus lalu lintas Ende–Bajawa tersendat, terutama kendaraan besar bermuatan berat.
Personel Polsek Nangapanda bersama warga setempat segera turun ke lokasi untuk membersihkan material longsoran menggunakan peralatan seadanya, meski cuaca masih belum stabil.
Baca Juga: Polres Sikka Angkat Suara soal Sumpah Pocong dan Laporan Dugaan Abaikan Kasus Judi
Kapolsek Nangapanda Ipda Nurdin Bambang melakukan koordinasi lintas sektor dengan pemerintah desa, kecamatan, dan Dinas PUPR untuk pengerahan alat berat.
Polisi juga mengatur lalu lintas serta memasang rambu peringatan di titik rawan guna mencegah kemacetan total.
Berkat kerja sama aparat kepolisian dan masyarakat, jalur Trans Flores kembali bisa dilalui seluruh jenis kendaraan pada pukul 10.45 Wita.
Baca Juga: Modus Sewa Kapal Nelayan, Polisi Gagalkan WNA Uganda Menyeberang ke Australia dari Rote Ndao
Meski demikian, satu batu besar masih berada di bahu jalan dan menunggu evakuasi alat berat. Lokasi longsor berada di antara tebing curam dan bibir pantai dengan kedalaman sekitar tiga meter.