daerah

LKPJ 2025 Flores Timur: Bupati Antonius Doni Dihen Paparkan Strategi Hadapi Tekanan Fiskal

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:25 WIB
Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen menyampaikan pidato LKPJ 2025 dalam sidang paripurna DPRD, memaparkan capaian pembangunan serta strategi menghadapi tekanan fiskal daerah. (Foto Humas Pemda Flotim)
 
 
REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Bupati Flores Timur, Ir. Antonius Doni Dihen, menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna di DPRD Kabupaten Flores Timur, Kamis (26/3/2026).

Dalam forum tersebut, Doni Dihen menggambarkan 2025 sebagai masa transisi kepemimpinan daerah dengan penyesuaian antara kebijakan lama dan baru.
 
Di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan ruang fiskal guna menjaga keberlanjutan program prioritas, termasuk Program 100 Hari.
 
 
Baca Juga: Polwan Polda NTT, Evakuasi Ibu Hamil yang Hendak Melahirkan di Lokasi Jembatan Ambruk Naibonat


Sepanjang 2025, pemerintah daerah melaksanakan 511 paket pengadaan barang dan jasa dengan tingkat penyelesaian 91,59 persen.
 
Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,17 triliun atau 94,53 persen dari target, sementara belanja daerah terealisasi Rp1,16 triliun atau 89,17 persen.

Sejumlah program strategis turut dijalankan untuk mendorong produktivitas, antara lain pengembangan peternakan sapi modern, ayam petelur, pembangunan pabrik es, serta penyediaan sumur bor bagi sektor pertanian.
 
 
Baca Juga: Pesta Miras dan Musik Hingga Dini Hari Jadi Sorotan Patroli Gabungan Polresta Kupang Kota
 
 
Pemerintah daerah juga mengembangkan hilirisasi komoditas lokal dan meningkatkan kapasitas UMKM melalui pelatihan serta program magang ke Jepang.

Selain itu, pemerintah daerah menerbitkan kebijakan baru di luar dokumen perencanaan, termasuk Peraturan Bupati tentang perlindungan pekerja migran berbasis desa melalui Sistem Keamanan Migrasi Desa (Siskamdes).
 
Regulasi lain terkait keterbukaan informasi publik diterbitkan untuk memperkuat transparansi tata kelola pemerintahan.
 
 
Baca Juga: Polres Sikka Tegakkan Disiplin dan Layanan Publik, Rekrutmen Bintara 2026 Digelar Transparan

Pertumbuhan ekonomi Flores Timur pada 2025 tercatat 4,98 persen, dengan sektor pertanian tumbuh 5,51 persen.
 
Capaian ini menjadi dasar evaluasi untuk menjaga kualitas pertumbuhan ke depan.

Dalam sesi wawancara usai sidang, Doni Dihen menjelaskan bahwa tekanan fiskal menjadi tantangan utama pemerintah daerah.
 
 
Baca Juga: Polres Sikka Tegakkan Disiplin dan Layanan Publik, Rekrutmen Bintara 2026 Digelar Transparan
 
 
“Kami fokus memperkuat kemandirian fiskal melalui efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan daerah, sekaligus menjaga program prioritas tetap berjalan,” katanya.

Ia menambahkan, 2026 akan diarahkan sebagai momentum penguatan tata kelola dan inovasi daerah, dengan sinergi lebih erat antara eksekutif dan legislatif.

Tags

Terkini