daerah

Rumpun Melanesia Bersatu Kota Tanjung Pinang Salurkan Bantuan untuk Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi

Sabtu, 21 Desember 2024 | 21:12 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, saat memberikan bantuan di lokasi pengungsian. (Foto/ Elen Labina )

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, melalui Forum Pemuda (FP) NTT DPD Flores Timur, menyalurkan bantuan kepada penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 21 Desember 2024.

Bantuan berupa beras dan terpal tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu warga terdampak.

Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian DPD RMB Kota Tanjung Pinang terhadap bencana yang menimpa Flores Timur.

 Baca Juga: Rahasia di Balik Undang- undang yang Dilindungi Pangeran Charles: Apa Dampaknya bagi Penyewa?

Sebelumnya, tim Forum Pemuda NTT melakukan pendataan dan inventarisasi di lapangan guna mengidentifikasi kebutuhan mendesak para korban.

Penyaluran bantuan dilakukan di tiga lokasi terdampak, yaitu Desa Boru Dusun Kampung Baru, Desa Boru Kedang Kecamatan Wulanggitang, dan Dusun Waidang Desa Tenawahang Kecamatan Titehena.

Wilayah-wilayah tersebut menjadi prioritas karena terkena dampak langsung dari erupsi Gunung Lewotobi.

 Baca Juga: Mantan Keluarga Kerajaan Yunani Berupaya Dapatkan Kembali Kewarganegaraan, Setelah 50 Tahun Berakhirnya Monarki

Bantuan diserahkan langsung oleh pengurus FP NTT DPD Flores Timur, yakni Charles Koten, Karlo Liwun, dan Pirlo Ruron.

Penggalangan dana untuk bantuan ini sebelumnya dikoordinasikan oleh Ketua DPD RMB Kota Tanjung Pinang, Alfonsus Jufen Ripi, melalui HUMAS Lois Riberu, yang melibatkan aksi penggalangan dana di perempatan lampu merah Kota Tanjung Pinang pada 25, 27, dan 29 November 2024.

Ketua DPD RMB Kota Tanjung Pinang, Alfonsus Jufen Ripi, menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk meringankan beban warga terdampak bencana.

 Baca Juga: 15 WNA Bangladesh yang Tertangkap di Rote, Dipulangkan Setelah Tertangkap Jaringan Penyelundupan Ke Australia

“Duka mereka adalah duka kita semua,” ungkap Alfonsus.

Halaman:

Tags

Terkini