REPORTASENTT.COM, KUPANG- Warga Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang terbungkus kain di depan rumah warga pada Senin (1/4) pagi.
Bayi malang tersebut ditemukan oleh seorang pria lansia saat hendak berolahraga pagi.
Kepolisian dari Polsek Kota Raja (Koja), Polresta Kupang Kota, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Koja AKP Leyfrids D. Mada, S.H., segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Kepolisian dari Polsek Kota Raja (Koja), Polresta Kupang Kota, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Koja AKP Leyfrids D. Mada, S.H., segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Baca Juga: Kebakaran Kapal Pengangkut BBM di Pelabuhan Larantuka: Fakta- fakta yang Mulai Terungkap
Menurut kesaksian I Nyoman Winatha (70), sekitar pukul 06.30 WITA, dirinya melihat sebuah bungkusan kain yang bergerak di depan pintu pagar rumah Komang Subrata.
Menurut kesaksian I Nyoman Winatha (70), sekitar pukul 06.30 WITA, dirinya melihat sebuah bungkusan kain yang bergerak di depan pintu pagar rumah Komang Subrata.
Rasa penasaran membawanya untuk mendekat dan alangkah terkejutnya ia saat menemukan seorang bayi di dalam bungkusan tersebut.
“Saya kaget melihat ada seorang bayi di dalam bungkusan kain, kemudian saya memanggil warga sekitar untuk memberitahukan kejadian itu. Bayi tersebut langsung diangkat dan dibungkus dengan kain, lalu dibawa ke rumah bapak Komang Subrata sebelum akhirnya kami menghubungi pihak kepolisian,” ungkap Ketua RW 004, Kelurahan Kayu Putih ini.
“Saya kaget melihat ada seorang bayi di dalam bungkusan kain, kemudian saya memanggil warga sekitar untuk memberitahukan kejadian itu. Bayi tersebut langsung diangkat dan dibungkus dengan kain, lalu dibawa ke rumah bapak Komang Subrata sebelum akhirnya kami menghubungi pihak kepolisian,” ungkap Ketua RW 004, Kelurahan Kayu Putih ini.
Baca Juga: Di Manggarai Timur: Jurnalis Dianiaya di Kos, Akun Facebook Palsu Jadi Pemicu!
Kapolsek Koja bersama tim segera berkoordinasi dengan Ketua RW dan RT setempat sebelum membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang guna mendapatkan pertolongan medis.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan kejadian ini dan memastikan bahwa saat ini bayi dalam kondisi stabil dan tengah menjalani perawatan.
“Saat ditemukan, bayi tersebut sudah terlepas dari bungkusan kain. Di sampingnya terdapat sarung kasur yang diduga digunakan untuk membungkus bayi tersebut. Berat bayi hanya 2,21 kg dengan panjang 49 cm dan diperkirakan berumur sekitar 4 hari,” jelasnya.
Kapolsek Koja bersama tim segera berkoordinasi dengan Ketua RW dan RT setempat sebelum membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang guna mendapatkan pertolongan medis.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan kejadian ini dan memastikan bahwa saat ini bayi dalam kondisi stabil dan tengah menjalani perawatan.
“Saat ditemukan, bayi tersebut sudah terlepas dari bungkusan kain. Di sampingnya terdapat sarung kasur yang diduga digunakan untuk membungkus bayi tersebut. Berat bayi hanya 2,21 kg dengan panjang 49 cm dan diperkirakan berumur sekitar 4 hari,” jelasnya.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Siswi MAAP di Kupang Timur: Pesan Mencemaskan Sebelum Menghilang
Hasil pemeriksaan dokter spesialis anak menyatakan bahwa bayi dalam kondisi sehat dengan hasil pemeriksaan darah yang berada dalam batas normal.
Kini, pihak kepolisian tengah menyelidiki siapa ibu dari bayi tersebut.
Hasil pemeriksaan dokter spesialis anak menyatakan bahwa bayi dalam kondisi sehat dengan hasil pemeriksaan darah yang berada dalam batas normal.
Kini, pihak kepolisian tengah menyelidiki siapa ibu dari bayi tersebut.
Kapolresta Kupang Kota mengimbau warga yang memiliki informasi terkait keberadaan ibu bayi agar segera melapor ke polisi.
Baca Juga: Ketua Askab PSSI Lembata Klarifikasi Polemik Pelatih Persebata
“Kami mengajak masyarakat yang mengetahui atau mencurigai adanya seseorang yang baru melahirkan namun tidak terlihat mengasuh bayinya, agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. Ini penting agar bayi ini dapat menerima air susu ibu yang seharusnya,” imbaunya.
“Kami mengajak masyarakat yang mengetahui atau mencurigai adanya seseorang yang baru melahirkan namun tidak terlihat mengasuh bayinya, agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. Ini penting agar bayi ini dapat menerima air susu ibu yang seharusnya,” imbaunya.
Artikel Terkait
Buruh Bangunan di Labuan Bajo Jadi ‘Ahli Kabel’ Gara- gara Curi Tembaga, Kini Jadi Tahanan!
LPAI Desak Sanksi Tegas untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas
Misteri Hilangnya Siswi MAAP di Kupang Timur: Pesan Mencemaskan Sebelum Menghilang
Di Manggarai Timur: Jurnalis Dianiaya di Kos, Akun Facebook Palsu Jadi Pemicu!
Kebakaran Kapal Pengangkut BBM di Pelabuhan Larantuka: Fakta- fakta yang Mulai Terungkap