Sementara itu, Firman Jaya, yang sempat dituduh sebagai pemilik akun, telah membantah keras dan mendesak polisi mencari pelaku sebenarnya.
“Saya difitnah, lalu diserang. Tapi siapa dalang di balik ini semua? Polisi harus serius,” ujar Firman singkat.
Baca Juga: Panglima TNI Ralat Mutasi, Letjen Kunto Arief Tetap Jabat Pangkogabwilhan I
Pakar hukum digital dari Universitas Katolik St. Paulus Ruteng, Laurentius Ni, menyebut kasus ini sebagai ujian serius bagi aparat penegak hukum di daerah.
“Kalau akun seperti ini dibiarkan, maka dunia maya akan jadi sarang fitnah. Ini saatnya polisi menunjukkan bahwa hukum bisa menjangkau dunia digital,” ujarnya.
Namun Laurentius juga mengakui adanya keterbatasan fasilitas digital di tingkat Polres, yang mungkin memperlambat proses.
Baca Juga: Ngaku Nelayan, Tapi Bawa Alat Ini! Kapal di Alor Dicegat Polisi
Kendati demikian, ia yakin Polres Matim bisa menggandeng ahli forensik digital eksternal untuk membongkar siapa dalang di balik Rugha Boto.