REPORTASENTT.COM, TTU- Kasus kenakalan remaja di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kian meresahkan.
Dari penganiayaan hingga pengeroyokan, sejumlah pelajar terlibat dalam aksi yang bikin geleng kepala.
Tak tinggal diam, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote langsung ambil sikap tegas!
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Satlantas Polresta Kupang Diselidiki Propam Polda NTT
Dalam rapat bersama jajaran perwira di Aula Vicon, Senin (5/5/2025), Eliana mengungkapkan kegelisahannya.
“Sudah ada laporan-laporan yang menunjukkan aksi kenakalan ini masuk kategori pidana,” ujarnya serius.
Kapolres perempuan pertama di TTU ini pun melontarkan langkah tak biasa.
Kapolres perempuan pertama di TTU ini pun melontarkan langkah tak biasa.
Mulai pekan depan, seluruh Bhabinkamtibmas WAJIB hadir di sekolah setiap Senin!
Bukan sekadar upacara, mereka akan menyampaikan pesan moral, kedisiplinan, hingga wawasan kebangsaan langsung ke para siswa.
Tak main-main, Eliana bahkan menjadwalkan diri jadi inspektur upacara!
Baca Juga: Gara- gara Syukuran: Dua Kelurahan di Alor Nyaris Bentrok Besar, Kapolres Gelar Mediasi
“Ini bukan simbolis. Ini wujud nyata kepedulian kami. Anak-anak perlu disentuh dari sekarang,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, patroli malam juga diperketat. Sasarannya? Mencegah remaja nongkrong hingga larut malam dan terlibat hal-hal negatif.
“Ini bukan simbolis. Ini wujud nyata kepedulian kami. Anak-anak perlu disentuh dari sekarang,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, patroli malam juga diperketat. Sasarannya? Mencegah remaja nongkrong hingga larut malam dan terlibat hal-hal negatif.
Langkah-langkah ini diharapkan jadi tamparan keras bagi maraknya kenakalan remaja.
Artikel Terkait
Jelang Indonesia vs China, Maarten Paes Beberkan Taktik 'Berbahaya' Negeri Tirai Bambu
Semangka di Jantung Diplomasi: Isyarat Kuat dari RI untuk Gaza
Bongkar Akun Rugha Boto! Polres Matim Diduga Lamban, Warganet Geram: "Jangan Tutup Mata!
16 Tim Lolos ke 16 Besar Liga 4 2024/2025, Persitara Lolos Dramatis Lewat Klasemen Mini
Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Satlantas Polresta Kupang Diselidiki Propam Polda NTT