Pemeriksaan Hotel di Sikka: Ada yang Tertangkap Konsumsi Miras, Tempat Hiburan Malam Diberi Peringatan

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 10:47 WIB
Pemeriksaan hotel di  Sikka dalam Operasi Pekat Turangga 2025. (Foto TBN Polres Sikka)
Pemeriksaan hotel di Sikka dalam Operasi Pekat Turangga 2025. (Foto TBN Polres Sikka)



REPORTASENTT.COM, SIKKA- Polres Sikka menggelar Operasi Pekat Turangga 2025 pada Jumat malam (16/5) mulai pukul 22.00 Wita guna memberantas penyakit masyarakat dan aksi premanisme di wilayah hukumnya.
 
Operasi ini dilakukan di sejumlah hotel, penginapan, tempat hiburan malam, dan fasilitas umum.

Operasi dipimpin Kabag Ops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta, S.E., dan diawali dengan apel persiapan serta pengarahan pimpinan.
 
 
 
 
Operasi ini berdasarkan Rencana Operasi Polres Sikka Nomor R / Renops/ 23 / V / Ops.1.3/ 2025 tanggal 15 Mei 2025.

Turut hadir dalam operasi sejumlah pejabat dan 14 personel Polres Sikka yang ditugaskan sesuai Surat Perintah Tugas Kapolres Sikka Nomor Sprin/362/V/OPS.1.3/2025.

Sasaran operasi meliputi aktivitas premanisme, praktik prostitusi, dan pemuda yang mengonsumsi minuman keras (miras) di tempat umum.
 
 


Dalam pelaksanaannya, Tim UKL II memeriksa beberapa hotel yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi dan penyalahgunaan narkoba.
 
Di Hotel Nusra, Jalan Lingkar Luar Maumere, Kota Baru, ditemukan tiga tamu tanpa identitas yang sedang mengonsumsi miras di depan kamar hotel.
 
Ketiganya dibawa ke kantor Polres Sikka untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
 


Sementara itu, pemeriksaan di Hotel Mathilda, Jalan Hogor Hini, Kelurahan Kota Uneng, tidak menemukan indikasi penyakit masyarakat.
 
Petugas memberi arahan kepada pengelola hotel untuk meningkatkan pengawasan dan pendataan tamu.

Selain hotel, petugas juga mengecek beberapa tempat hiburan malam (THM/PUB). Hasilnya nihil dari indikasi penyakit masyarakat.
 
 
 
Pengelola tempat hiburan mendapat himbauan agar menjalankan usaha sesuai aturan dan tidak mempekerjakan anak di bawah umur.

Petugas juga menyampaikan himbauan kepada pemuda yang kedapatan mengonsumsi miras di pinggir jalan agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Kabag Ops AKP I Wayan Oka Deswanta menyampaikan, operasi ini sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pasca maraknya aksi premanisme dan penyakit masyarakat di Kabupaten Sikka.
 


Operasi ditutup dengan apel konsolidasi pada pukul 01.00 Wita. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X