Waspada! Uang Palsu Ditemukan di Kupang, Cek Dompetmu Sekarang!

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 20 Mei 2025 | 23:30 WIB
Kapolresta Kupang Kota , Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Didiet Adytia Budi Prabowo, saat konferensi pers. (Foto TBN Polresta Kupang Kota)
Kapolresta Kupang Kota , Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Didiet Adytia Budi Prabowo, saat konferensi pers. (Foto TBN Polresta Kupang Kota)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dikejutkan dengan temuan kasus peredaran uang palsu yang kembali mencuat ke permukaan.

Aparat Polresta Kupang Kota bertindak cepat dan berhasil mengamankan jalur distribusi uang palsu tersebut sebelum menyebar lebih luas ke masyarakat.

Langkah sigap aparat kepolisian ini mendapat apresiasi langsung dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi NTT.

Baca Juga: Modus Gila Dua Ojol Kupang: Produksi Uang Palsu, Motor Dibeli Pakai Uang Cetakan Sendiri!

Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Didiet Adytia Budi Prabowo, menyatakan bahwa respons cepat Polresta Kupang Kota mampu meredam keresahan publik yang mulai meluas.

“Kami apresiasi langkah cepat Polresta Kupang Kota dalam menangani kasus ini,” ujar Didiet dalam konferensi pers di Mapolresta Kupang Kota, Selasa (20/5/2025).

Didiet menambahkan, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah.

Baca Juga: AKBP Adhitya Bekali Kapolsek Baru dengan 10 Strategi Jitu Jaga Kamtibmas

Edukasi ini, kata dia, dilakukan secara masif ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan orang tua.

“Kami imbau masyarakat untuk selalu lihat, raba, dan terawang setiap lembar uang rupiah yang diterima, demi menghindari menjadi korban uang palsu,” jelasnya.

Kasus ini pun memunculkan kekhawatiran baru, sejauh mana uang palsu telah beredar di tengah masyarakat? Tak sedikit warga mulai bertanya-tanya apakah mereka pernah menerima uang palsu tanpa disadari.

Baca Juga: Lagi di Kupang! Satgas Pekat Gerebek Pemuda Pesta Miras di Pinggir Pantai

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini dan menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas.

Sementara itu, BI mengingatkan masyarakat agar selalu bertransaksi di tempat resmi serta melaporkan jika menemukan uang yang mencurigakan.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X