REPORTASENTT.COM, SIKKA- Operasi malam Polres Sikka berubah jadi drama penggerebekan ketika petugas menemukan satu bungkus bekas alat kontrasepsi di salah satu kamar penginapan kawasan Nangahure, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Jumat (23/5) tengah malam.
Tak hanya itu, polisi juga mengamankan empat pasangan laki-laki dan perempuan yang bukan pasangan suami istri sah dari lokasi tersebut.
Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Turangga 2025, yang menyasar penyakit masyarakat seperti premanisme, judi, miras, hingga prostitusi terselubung.
Baca Juga: Polres Sikka Gagalkan Pengiriman 492 Liter Miras Ilegal dalam Operasi Pekat Turangga 2025
Daftar Pasangan yang Diamankan:
- YRT (18) dan AR (18), Pelajar/mahasiswa, tidak bisa menunjukkan KTP dan belum menikah.
- NJD (41) dan RR (36), Warga Kecamatan Bola, tanpa identitas dan bukan pasangan sah.
- LAH (32) dan MEB (40), Warga Alok dan Alok Barat, tidak bawa KTP dan bukan suami istri.
- AEH (51) dan MM (42), Pasangan dewasa, punya KTP tapi tak terikat pernikahan.
Baca Juga: Polisi Grebek Judi Bola Guling dan Dadu di Desa Watuliwung- Sikka, Dua Pelaku Ditangkap - Barang Bukti yang Ditemukan di Lokasi:
- 1 bungkus bekas kondom
- 4 unit sepeda motor tanpa TNKB
- 1 botol Moke (250 ml)
- 2 buah KTP
Baca Juga: Geger di Senayan! Komisi III DPR RI Bongkar Skandal Mengerikan, Eks Kapolres Ngada dan Stefani Dituding Terlibat dalam Kejahatan Ini
Tim operasi yang dipimpin IPTU I Nyoman Karwadi, S.H., dan IPTU I Nyoman Suwasta ini menggunakan 3 kendaraan operasional, satu mobil truk Dalmas, satu D-Max patroli, dan satu Rush milik Sat Lantas Polres Sikka.
Mereka memulai apel di Polres Sikka pukul 22.00 WITA dan menuntaskan operasi hingga 00.30 WITA dalam situasi kondusif.
Kasatgas mengingatkan seluruh personel untuk tetap profesional dan humanis, serta segera menginput hasil operasi ke sistem Early Warning System (EWS).
Baca Juga: Viral! Video Jemaah Calon Haji Indonesia Disebut Terlantar di Depan Hotel Makkah, Ini Penjelasan Mengejutkan dari Kemenag
Operasi ini merupakan bagian dari strategi Polres Sikka dalam menjaga moralitas publik dan menekan angka kriminalitas di wilayah hukum mereka, terutama menjelang sejumlah agenda penting daerah.
"Kami tidak hanya menyasar tindakan kriminal, tetapi juga bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang merusak sendi kehidupan masyarakat," tegas seorang petugas di lapangan.
Artikel Terkait
Geger di Senayan! Komisi III DPR RI Bongkar Skandal Mengerikan, Eks Kapolres Ngada dan Stefani Dituding Terlibat dalam Kejahatan Ini
Terbongkar! Aplikasi Online Dituding Rampok Driver dan Konsumen Lewat Potongan Liar, DPR Geram
Di Waigete! 3 Petani Ditangkap Satreskrim Polres Sikka, Simpan Emas Curian di Rumah
Polisi Grebek Judi Bola Guling dan Dadu di Desa Watuliwung- Sikka, Dua Pelaku Ditangkap
Polres Sikka Gagalkan Pengiriman 492 Liter Miras Ilegal dalam Operasi Pekat Turangga 2025