Misteri Kerangka di Jurang Ende Terungkap: Diduga Pemuda Asal Kalimantan yang Hilang Sejak April

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Jumat, 30 Mei 2025 | 22:01 WIB
Foto Ilustrasi. (Desain by Tim)
Foto Ilustrasi. (Desain by Tim)

 

REPORTASENTT.COM, ENDE-  Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di jurang Koramera, Desa Lisepu'u, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende.

Warga menemukan kerangka manusia lengkap dengan pakaian dan identitas!

Polisi menduga kuat korban adalah seorang pemuda asal Kalimantan Timur yang dilaporkan hilang sebulan lalu.

Baca Juga: Preman Nangis! Operasi Besar Polri Bikin Warga Puas, Irwasum: Kami Tak Akan Berhenti!

Kamis siang (29/5/2025), sekitar pukul 12.00 WITA, seorang warga berinisial MK (42) mendatangi Polsek Wolowaru untuk melaporkan penemuan tersebut.

Tak menunggu lama, Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos langsung memerintahkan tim turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghubungi Tim Inafis Polres Ende.

Ada KTP dan Dompet Kulit Hitam di Dekat Kerangka

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan barang-barang mencurigakan di sekitar lokasi kerangka, termasuk pakaian lengkap, sarung bermotif Ende Lio, dompet kulit, serta KTP atas nama FK, laki-laki 30 tahun asal Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Ramai Video Bersulang Prabowo- Macron, Istana Bongkar Fakta Sebenarnya: Bukan Wine, Tapi Ini!

"Setelah penyelidikan, kami temukan identitas yang mengarah pada FK. Pihak keluarga juga mengakui korban telah hilang sejak 26 April saat pamit mengambil uang di ATM Desa Koanara," ujar Kapolsek Wolowaru.

Motor Ditemukan Sebulan Sebelumnya

Yang mengejutkan, satu bulan sebelum penemuan kerangka ini, warga sudah lebih dulu menemukan sebuah sepeda motor terparkir misterius di tepi jurang sekitar 70 meter dari lokasi penemuan.

Namun saat itu, belum ada yang tahu siapa pemiliknya.


Baca Juga: Curanmor Misterius di Flotim Akhirnya Terkuak, Pelaku Berhasil Dibekuk Setelah Ubah Warna Motor!

Kini, setelah identitas korban mulai terkuak, dugaan sementara polisi mengarah pada kecelakaan tunggal (laka lantas) sebagai penyebab kematian.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X