Berdasarkan keterangan korban, saat ia duduk bersama temannya, tiba-tiba sekelompok orang yang mengaku berasal dari salah satu daerah mendatangi mereka.
Para pelaku kemudian melakukan pemukulan menggunakan kayu usuk dan paving block.
Baca Juga: Belum Selesai Pulih dari Erupsi, Pengungsi Lewotobi Diterjang Air Lumpur yang Masuk ke Kopel Huntara
Korban dipukul tiga kali di bagian belakang kepala dengan paving block, serta empat kali di bagian punggung dan tangan menggunakan kayu.
Teman korban yang berada di lokasi juga turut menjadi sasaran pemukulan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet, pembengkakan pada tangan kiri, dan pusing di bagian kepala.
Setelah laporan diterima, Tim Opsnal bergerak cepat melakukan identifikasi pelaku. Dalam waktu singkat, 8 orang berhasil diamankan dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kuta.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan, Gubernur NTT Kumpulkan Semua Kepala Balai Bahas Sejumlah Langkah Penting
Polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan video kekerasan secara berlebihan, sambil memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
Artikel Terkait
Usai Dilimpahkan ke Jaksa, Polisi Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Kupang
Tawuran Pelajar di Terminal Bello Dibubarkan Polisi, Empat Siswa SMAN 6 Kupang Ditahan
Belum Selesai Pulih dari Erupsi, Pengungsi Lewotobi Diterjang Air Lumpur yang Masuk ke Kopel Huntara
Oditur Tuntut Pemecatan dan Hukuman Berat 17 Prajurit TNI AD dalam Kasus Kematian Prada Lucky Namo
Setelah Aksi PGRI, Pemda Flotim Pastikan Rapelan 2019–2025 dan Klarifikasi Polemik TPP