REPORTASENTT.COM, KUPANG- Menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kepala Balai untuk membahas langkah antisipasi potensi bencana yang dapat melanda wilayah NTT.
Rapat tersebut berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTT pada Senin (8/12) sore.
Rakor turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Semuel Halundaka, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kanis Mau, Kadis PUPR Benyamin Nahak, serta jajaran instansi teknis terkait.
Baca Juga: Flores Timur Siap Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi, Bupati Siapkan ‘Perbub Setan Transparansi’
Pertemuan tersebut digelar sebagai respon cepat pemerintah provinsi terhadap meningkatnya potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah.
Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena menekankan pentingnya penguatan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan di seluruh kabupaten/kota.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta meminta seluruh instansi memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor, terutama dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota.
Baca Juga: Lahan Kampung Nelayan Delang Belum Tuntas, Adrianus Liwun Siap Dorong Penyelesaian Pembayaran
“Semua pihak harus memastikan setiap informasi peringatan dini diteruskan secara cepat dan tepat kepada masyarakat. Kesiapan kita menentukan seberapa baik kita mampu meminimalkan dampak,” demkian disampaikan Melki dalam rapat tersebut.
Selain itu, sejumlah isu teknis ikut dibahas, termasuk kesiapan infrastruktur menghadapi cuaca ekstrem, penanganan dini di titik-titik rawan bencana, serta ketersediaan logistik untuk mendukung respons cepat apabila terjadi keadaan darurat.
Pemerintah provinsi menegaskan bahwa koordinasi berjenjang menjadi kunci dalam memastikan seluruh wilayah tetap siap menghadapi potensi bencana.
Baca Juga: Kejari Sikka Soroti Administrasi Proyek Paga yang Ngebut Capai 100 Persen
Rakor ditutup dengan penyusunan langkah tindak lanjut yang akan segera diterapkan oleh masing-masing instansi untuk menguatkan kesiapsiagaan bencana di NTT.
Artikel Terkait
Peringatan BMKG: Sejumlah Wilayah di NTT Terancam Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Daerah Berpotensi Terdampak
Flores Timur Siap Terapkan Aturan Baru: Informasi Publik Wajib Dibuka, Keberatan Bisa Dibawa ke Komisi Informasi NTT
Setan Transparansi ala Doni Dihen–Ignas Boli: Flores Timur Pacu Regulasi Keterbukaan Informasi Publik
Lahan Kampung Nelayan Delang Belum Tuntas, Adrianus Liwun Siap Dorong Penyelesaian Pembayaran
Flores Timur Siap Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi, Bupati Siapkan ‘Perbub Setan Transparansi’