Usai Bongkar Dugaan Penyimpangan Farmasi RS Bukit Lewoleba , Pelapor Berujung Skorsing dan Ajukan Gugatan ke PHI

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:50 WIB
RS Bukit Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT. (Foto/Ist)
RS Bukit Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT. (Foto/Ist)

 


REPORTASENTT.COM, LEWOLEBA-  Perselisihan hubungan industrial terjadi antara seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) Bukit Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, dengan pihak pengelola rumah sakit, Yayasan Papa Miskin Keuskupan Larantuka. Perselisihan tersebut kini berujung gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).



Karyawan yang bersengketa diketahui bernama Agustina Sabu Beda. Ia diduga diskors tanpa menerima upah setelah melaporkan sejumlah kejanggalan data farmasi di lingkungan RS Bukit Lewoleba.



Berdasarkan dokumen legal opinion yang diterima, Agustina telah bekerja di RS Bukit Lewoleba sejak 3 Januari 2014.

 

Baca Juga: Aliansi Jurnalis Online Manggarai Timur Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor di Goreng Meni

 

Selama lebih dari 10 tahun, status kerjanya mengalami beberapa perubahan, mulai dari masa percobaan, perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), hingga diangkat sebagai karyawan tetap pada 9 Januari 2023.



Selama bekerja, Agustina juga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Unit Rawat Jalan, Sekretaris Tim Akreditasi, Kepala Unit Perencanaan dan Pengembangan Rumah Sakit, hingga terakhir menjabat sebagai Kepala Bidang Penunjang Medik yang membawahi lima unit layanan, yakni Laboratorium, Radiologi, Rekam Medis, Farmasi, dan Gizi.



Temuan Kejanggalan Farmasi


Persoalan bermula saat Agustina menemukan dugaan kejanggalan data farmasi dalam rentang November 2023 hingga Maret 2024.

 

Temuan tersebut meliputi ketidaksesuaian data stok obat, distribusi dan pemakaian obat, serta laporan administrasi farmasi.



Atas dasar tanggung jawab jabatan, Agustina menyampaikan temuan tersebut secara lisan kepada para kepala bidang dan Direktur RS Bukit Lewoleba pada April 2024.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X