Jejak Perdagangan Komodo ke Thailand Terbongkar, Jaringan Lintas Daerah Disergap di Manggarai Timur

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Kamis, 9 April 2026 | 18:07 WIB
Komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies kadal terbesar di dunia yang endemik di Indonesia. (Foto/RPNTT)
Komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies kadal terbesar di dunia yang endemik di Indonesia. (Foto/RPNTT)

Selama tiga hari, ia berpindah tempat sebelum akhirnya menyerahkan diri pada 3 April 2026.

 

Baca Juga: Dari Jalanan ke Pelukan Pemilik: Kisah Haru ‘Poco Biru’ yang Diselamatkan Polisi di Kupang

Kabidhumas Polda NTT Henry Novika Chandra menyampaikan apresiasi atas pengungkapan kasus ini.


“Polda NTT terus bersinergi dengan jajaran lain, termasuk Polda Jawa Timur, untuk memberantas perdagangan satwa dilindungi. Tindakan tegas dilakukan terhadap pelaku perusak kelestarian hayati,” kata Henry, Rabu (8/4).

Ia menambahkan, perdagangan satwa langka termasuk kejahatan serius yang berdampak pada keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati nasional.

 

Baca Juga: Dialog Publik Polda NTT dan Divisi Humas Polri: Tantangan Kejahatan Siber di Era AI

Kepolisian mengajak masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan terkait perdagangan satwa ilegal.

Pengungkapan ini menunjukkan upaya berkelanjutan aparat dalam menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia sekaligus membatasi pergerakan jaringan ilegal lintas daerah hingga internasional.

Halaman:

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X