REPORTASENTT.COM, SIKKA- Media sosial di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur dihebohkan dengan potongan video yang memperlihatkan empat orang wanita remaja sedang melakukan pesta minuman keras ( miras) di Markas Kepolisian Sikka.
Selain empat orang wanita, dalam video itu tampak seorang pria sedang duduk sambil merokok barengan keempat remaja wanita itu.
Dugaan pesta miras di ruangan SPKT Mapolres Sikka itu juga tampak seorang pria mengenakan baju kaos dan celana panjang yang diduga salah satu anggota polisi menemani keempat wanita itu.
Selain menikmati kebersamaan mereka di Mapolres, salah satu remaja wanita itu pun merekam aksi mereka dan ibagikan pada sejumlah media sosial, hingga video mereka pun viral.
Klarifikasi
Setelah video mereka viral di media sosial, keempat wanita remaja ini pun melakukan klarifikasi.
Winda, dalam video yang didampingi ketiga temannya itu pun mengatakan, melakukan klarifikasi atas postingan video yang beredar di beberapa media online, tanpa ada unsur paksaan dari pihak amnapun.
"Saya Winda bersama teman Saya, pada 19 Mei 2024, sekitar jam 1 siang, berada di ruang SPKT, guna mendampingi teman saya, atas kasus penganiayaan," katanya dalam video klarifiaksi itu.
Winda menambahkan, pada saat mereka berada di ruang SPKT Polres Sikka, kasus temannya tersebut dimediasi oleh anggota Polisi yang piket saat itu.
"Selama menunggu proses mediasi, saya bersama dua teman saya berada di ruangan kosong, tanpa sepengetahuan kepolisian setempat, kami mengkonsumsi moke. kami meminta maaf sebesar- besarnya kepada Polri, khususnya Polres Sikka atas video tersebut,' ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata mengakui jika keempat wabita remaja itu mengonsumsi miras disalah satu ruangan di Mapolres.
"Empat orang wanita itu datang ke Mapolres Sikka dengan tujuan memediasi kasus perkelahian di antara mereka. Namun saat dilakukan mediasi di ruang sebelah, empat wanita yang berada di ruang lain mengonsumsi minuman keras," katanya.
Dirinya membantah jika keempat wanita ini melakukan pesta miras bareng anak buahnya.
"Yang bilang mereka minum-minum sama anggota itu tidak benar, tidak sama anggota," katanya.
Baca Juga: Sesudah Undur dari Tempat Pengungsian, Hometo Semakin Kondusid, Roda Ekonomi Mulai Berjalan
Akibat peristiwa itu, salah satu oknum yang diduga ikut berkumpul tengah diproses oleh Propam Polres Sikka karena lalai dalam menjalankan tugas.
Akibat peristiwa itu, salah satu oknum yang diduga ikut berkumpul tengah diproses oleh Propam Polres Sikka karena lalai dalam menjalankan tugas.
Artikel Terkait
PM Singapura Janjikan Akan Usut Tuntas Tragedi Turbulensi Parah dalam Penerbangan Singapore Airlines dari London
Lautan Manusia Memenuhi Jalan- jalan di Teheran untuk Menghadiri Pemakaman Presiden Iran
Irlandia, Spanyol dan Norwegia Akui Negara Palestina, Israel Balas dengan Menarik Duta Besarnya dari Dublin, Madrid dan Oslo
Jika Gagal Patuhi Ini, FIFA Diperintahkan untuk Menolak Hak Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Polisi Gerebek Lokasi Persembunyian Pencuri Motor di Sumba Timur, Pelaku Ditangkap!