REPORTASENTT.COM, ADONARA- Insiden tragis kembali terjadi di wisata pantai Ina Burak di Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana dua pelajar berinisial MA (15) dan HD (15) tewas tenggelam di Pantai Ina Burak, Sabtu (12/10/2024).
Kedua pelajar ini menjadi korban arus deras di pantai tersebut
Peristiwa ini memunculkan banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai keamanan lokasi wisata, terutama di area pantai yang sering dikunjungi wisatawan.
Baca Juga: Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Ina Burak, Keamanan Lokasi Pariwisata Dipertanyakan
Banyak pihak kini mempertanyakan kesiapan dan tanggung jawab pengelola dalam menjamin keselamatan pengunjung.
Kritik tajam datang dari berbagai kalangan yang menilai bahwa pengelola daerah wisata tidak boleh hanya fokus pada penerimaan retribusi atau tiket masuk tanpa memastikan standar keamanan yang memadai di area tersebut.
"Para pengelola wisata jangan hanya terima retribusi saja, tapi keselamatan pengunjung juga harus jadi prioritas," tulis Lukas Lagan, seorang netisen dalam postingannya di grup facebook Bicara Flotim Terkini.
Baca Juga: Silvester Hurit: Jejak Pergulatan Batin Penulis Lewotala dalam Setiap Karyanya
Beberapa pihak menyoroti kurangnya tanda peringatan bahaya serta minimnya petugas pengawas di lokasi wisata, khususnya di titik-titik berbahaya seperti aliran pantai dengan arus deras.
Banyak pengunjung juga tidak dibekali informasi yang cukup mengenai potensi risiko di lokasi wisata pantai tersebut.
Namun, kata Lukas, dalam insiden ini, para korban, yang sebagian besar tidak mahir berenang, tidak sempat berteriak meminta tolong karena mereka panik.
Ditambahkannya, lokasi wisata ini memang sudah terkenal sebagai tempat yang berbahaya, dan insiden yang menelan korban jiwa telah terjadi beberapa kali sebelumnya.
Artikel Terkait
Guru Honorer Sukabumi Jadi Pemulung Viral, Dapat Hadiah Mengejutkan dari Kapolres Cimahi
Polda Ini Resmi Punya Direktorat Siber, Fokus Jaga Keamanan Pilkada 2024
Satlantas Pangandaran Kembali Terapkan Tilang Manual, AKP Asep Nugraha Jelaskan Alasan tidak Gunakan ETLE
Polisi Gagalkan Tawuran Remaja Berbekal Sajam, 8 Pelaku Diamankan
Silvester Hurit: Jejak Pergulatan Batin Penulis Lewotala dalam Setiap Karyanya