REPORTASENTT.COM, ADONARA- Senin pagi, 21 Oktober 2024, pukul 05.00 WITA, menjadi hari yang kelam bagi warga desa di Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.
Insiden kekerasan melanda wilayah tersebut, di mana sejumlah rumah warga dilaporkan dibakar dan hewan ternak menjadi sasaran aksi kekerasan yang dilakukan oleh warga desa Ile Pati.
Nikolaus(73) , salah seorang warga yang berhasil melarikan diri, menceritakan bagaimana situasi berkembang sangat cepat.
Baca Juga: Aksi Polwan Flores Timur Menghibur Anak-anak Bugalima Demi Sembuhkan Trauma
"Kampung kami diselimuti api, dan ledakan terdengar di mana-mana," ujarnya.
Dalam situasi yang kacau, banyak warga yang panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Beberapa dari mereka mencoba mengambil barang-barang berharga dari rumah sebelum mengungsi ke desa tetangga yang dianggap lebih aman.
Baca Juga: Perkuat Pengamanan Konflik, 96 Personel BKO Polda NTT Tiba di Adonara Barat
Meski demikian, kerusakan yang ditinggalkan sangat besar.
Nikolaus Suban juga mengungkapkan bahwa selain rumah- rumah yang dibakar, pelaku turut membakar kendaraan bermotor milik warga dan menyasar hewan ternak mereka.
"Ternak kami banyak yang tewas, termasuk beberapa hewan peliharaan seperti anjing," katanya.
Hewan-hewan tersebut kata dia, dihabisi oleh para pelaku dan membuangnya begitu saja.
Artikel Terkait
Kapolres Flotim Ungkap Peran Kepala Desa Kimakamak dan Ilepati dalam Penyerangan Desa Bugalima
Antisipasi Konflik Susulan: Satbrimob Polda NTT dan Polres Flotim Gencarkan Patroli Jalan Kaki Malam Hari di Bugalima
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Istri Rudi Soik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Perkuat Pengamanan Konflik, 96 Personel BKO Polda NTT Tiba di Adonara Barat
Aksi Polwan Flores Timur Menghibur Anak-anak Bugalima Demi Sembuhkan Trauma