Menurut keterangan lebih lanjut, tidak semua rumah di desa tersebut dibakar.
Pelaku tampaknya memilih rumah-rumah tertentu, terutama yang dihuni oleh pendatang atau warga yang bukan keturunan asli desa Ilepati.
Beberapa rumah dibiarkan utuh, menciptakan pemandangan kontras di tengah-tengah kerusakan.
Kejadian ini meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi warga yang menjadi korban, dan banyak dari mereka kini terpaksa mengungsi.
"Kami berharap situasi segera pulih dan keamanan bisa segera dipulihkan. Terimakasih kepada aparat keamanan TNI- Polri karena sudah menangkap para pelaku dan kami berharap agar para pelaku jangan cepat dilepas," harap dia.
Ia juga berharap agar para harus menjalani proses hukum akibat perbuatan mereka, dan tidak dilepas atau dipulangkan ke kampung mereka.
Ia khawatir, jika para pelaku ini dilepas maka kejadian lebih besar lagi ditakutkan terjadi.
Untuk itu, dirinya meminta agar aparat keamanan untuk tetap tinggal dan bersama-sama dengan mereka, khususnya masyarakat desa bugalima agar mereka merasa nyaman dan terlindungi.
Artikel Terkait
Kapolres Flotim Ungkap Peran Kepala Desa Kimakamak dan Ilepati dalam Penyerangan Desa Bugalima
Antisipasi Konflik Susulan: Satbrimob Polda NTT dan Polres Flotim Gencarkan Patroli Jalan Kaki Malam Hari di Bugalima
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Istri Rudi Soik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Perkuat Pengamanan Konflik, 96 Personel BKO Polda NTT Tiba di Adonara Barat
Aksi Polwan Flores Timur Menghibur Anak-anak Bugalima Demi Sembuhkan Trauma