REPORTASENTT.COM, KUPANG- Kasus yang kini marak terjadi di Pelabuhan Tenau Kupang, Provinsi NTT, menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Pengaduan dari masyarakat mengenai praktek percaloan yang merugikan penumpang terus meningkat.
Hal ini mendorong aparat kepolisian untuk mengambil langkah tegas guna menjaga keamanan dan ketertiban di pelabuhan tersebut.
Baca Juga: Gunung Lewotobi Naik Status! Penjabat Bupati Flotim Tetapkan Status Tanggap Darurat 6 Bulan
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan akan menindak tegas oknum-oknum yang meresahkan masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan bersama pihak PT. Pelindo, General Manager PT. Pelni Cabang Kupang, dan Kasie KPLP Pelabuhan Tenau yang berlangsung di ruang kerja Kapolresta Kupang Kota, Kamis (13/02/2025) sore.
“Kedepannya, kita akan terus bekerja sama menangani permasalahan di Pelabuhan Tenau, termasuk menangkap oknum-oknum yang selama ini meresahkan, mengintimidasi, serta mencari keuntungan dari masyarakat maupun penumpang yang datang dan pergi dari Pelabuhan Tenau,” jelas Kapolresta.
Baca Juga: Mengapa Gas Elpiji 3 Kg di Indonesia Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Asal- usulnya
Kapolresta menambahkan, penegakan hukum di wilayah Polresta Kupang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Pelabuhan Tenau.
Untuk itu kata dia, Keberhasilan pengungkapan kasus calo tiket baru-baru ini menjadi bukti keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas praktek ilegal tersebut.
“Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan pengamanan di Pelabuhan Tenau. Langkah-langkah pencegahan akan kita perkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Baca Juga: Hukuman Harvey Moeis Naik Jadi 20 Tahun, Mahfud MD Angkat Bicara!
Artikel Terkait
Rahasia Sukses Jadi Konten Kreator di Facebook: Strategi Ampuh untuk Raup Ratusan Juta Rupiah!
Hukuman Harvey Moeis Naik Jadi 20 Tahun, Mahfud MD Angkat Bicara!
Internet Murah 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu? Komdigi Ungkap Strategi Rahasianya!
Mengapa Gas Elpiji 3 Kg di Indonesia Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Asal- usulnya
Gunung Lewotobi Naik Status! Penjabat Bupati Flotim Tetapkan Status Tanggap Darurat 6 Bulan